Medan Mulai Diselimuti Asap, Masker Mana Paling Efektif Saring PM2.5?

Muhammad Fikri Haikal Saragih - detikSumut
Rabu, 14 Okt 2026 23:10 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/diephosi
Medan -

Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, mulai hari ini mulai diselimuti kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Memakai masker bisa membantu mengurangi paparan polusi akibat kabut asap.

Perlu diketahui, tidak semua jenis masker memiliki kemampuan penyaringan yang sama. Masker kain, masker bedah, hingga respirator/alat pelindung pernapasan/masker seperti N95 dan KN95 memiliki fungsi berbeda.

Lantas, menurut detiker, mana yang lebih sesuai digunakan saat kabut asap akibat karhutla?

Apa itu PM2.5 dalam Kabut Asap?

Asap karhutla mengandung berbagai polutan, termasuk partikel halus yang disebut PM2.5. Partikel ini berukuran sangat kecil sehingga dapat terhirup hingga masuk jauh ke dalam paru-paru.

Menurut BMKG, PM2.5 merupakan partikel udara dengan diameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil. Konsentrasinya dapat detikers pantau melalui informasi kualitas udara yang disediakan BMKG, ya.

Paparan PM2.5 dapat mengganggu kesehatan, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru. Anak-anak, lansia, dan ibu hamil juga termasuk kelompok yang perlu lebih waspada.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan bahwa paparan asap karhutla dapat membawa partikel halus dan polutan lain yang berdampak pada kesehatan. Karena itu, mengurangi paparan asap menjadi langkah penting saat kualitas udara memburuk.

Mana Masker yang Dianjurkan?

Masker kain dan masker bedah tidak memberikan perlindungan setara dengan respirator partikulat. Perbedaannya terletak pada kemampuan penyaringan dan kerapatan masker saat digunakan.

Menurut National Institute for Occupational Safety of Health (NIOSH), respirator/masker seperti N95 dirancang untuk menyaring partikel halus dan menempel rapat pada wajah. Sebaliknya, masker kain dan masker bedah tidak dirancang untuk menyaring partikel asap halus dengan cara yang sama.

N95 menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap, termasuk PM2.5. Namun, masker harus memenuhi standar dan digunakan dengan benar agar dapat memberikan perlindungan yang diharapkan.

Selain N95, ada juga masker KN95. Keduanya dirancang untuk menyaring partikel, tetapi mengikuti standar sertifikasi yang berbeda. N95 mengikuti standar Amerika Serikat, sedangkan KN95 mengikuti standar China.



Simak Video "Video: Perjuangan Warga Menembus Asap, Jarak Pandang Terbatas Bahayakan Lalu Lintas"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork