Penjelasan Bahlil Soal Harga BBM Belum Turun Meski Minyak Dunia Turun

Tim detikFinance - detikSumut
Selasa, 13 Okt 2026 04:01 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: Heri Purnomo)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan mekanisme penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri ketika harga minyak mentah dunia mengalami perubahan.

Menurut Bahlil, penurunan harga minyak dunia tidak serta-merta membuat harga BBM di Indonesia langsung ikut turun. Ada jeda waktu yang diperlukan sebelum perubahan harga minyak mentah dapat diterapkan pada harga BBM.

Ia mengatakan mekanisme tersebut berlaku baik ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan maupun penurunan. Artinya, perubahan harga BBM tidak dilakukan secara langsung pada hari yang sama ketika harga minyak mentah berubah.

"Saya di-WA-in, 'Pak,BBM sudah turun, kenapa harga belum turun?' Saya bilang, 'Ampun, ampun.' BBM itu kalau dia turun hari ini, kan dua minggu baru dapat penyesuaian harganya," kata Bahlil dalam acara Rakernas III HIPPI Tahun 2026 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, dilansir detikFinance, Senin (12/10/2026).

"Begitupun naiknya, kalau dia naik hari ini, belum tentu naik hari ini juga, dua minggu baru lakukan penyesuaian," sambungnya.

Selain menjelaskan mekanisme perubahan harga BBM, Bahlil kembali mengingatkan bahwa BBM bersubsidi ditujukan bagi masyarakat yang memang berhak menerima subsidi.

Ia menegaskan masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi seharusnya menggunakan BBM nonsubsidi dengan harga yang mengikuti mekanisme pasar. Bahlil secara khusus menyindir masyarakat kaya yang masih menggunakan BBM bersubsidi.

"Tapi untuk BBM yang orang kaya, ya harus pakai harga pasar. Nggak mungkin pakai BBM subsidi. Kan, kantong bagus.
Masa kantong bagus mau pakai barang subsidi? Sory ya," tegas Bahlil.



Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: STY Latih Persija-Harga Pertamax Naik"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork