Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam kembali dinormalkan setelah terjadi gangguan pasokan listrik atau blackout di wilayah Batam dan sekitarnya. Gangguan listrik tersebut sempat berdampak pada sejumlah fasilitas bandara.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (PT BIB), Annang Setia Budhi, menyampaikan bahwa beberapa fasilitas mengalami penurunan fungsi sementara akibat gangguan listrik. Fasilitas tersebut meliputi pendingin ruangan (AC), conveyor bagasi, jaringan internet, layanan parkir kendaraan, lampu di sejumlah tenant, hingga avio bridge AE5.
Meski demikian, fasilitas vital yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap berfungsi normal. Sistem lampu landasan pacu (runway lights) dan peralatan pemeriksaan keamanan menggunakan X-Ray tetap beroperasi.
"Manajemen BIB langsung melakukan respons cepat untuk mengamankan operasional bandara," kata Anang salam keterangannya, Senin (12/10/2026).
PT BIB mengaktifkan sistem kelistrikan cadangan melalui genset utama dan uninterruptible power supply (UPS). Tim teknis juga melakukan pemulihan secara bertahap terhadap fasilitas yang terdampak.
"Dari sisi penerbangan, terdapat satu penerbangan yang mengalami keterlambatan pada pagi hari. Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID6863 rute Batam-Jakarta mengalami delay selama 25 menit," ujarnya.
Annang menyebut pihaknya kemudian melakukan normalisasi terhadap fasilitas AC, conveyor bagasi, jaringan internet, layanan parkir, dan avio bridge AE5 agar kembali beroperasi secara optimal.
"Sebagai langkah antisipasi, PT BIB akan memperkuat koordinasi dengan penyedia listrik daerah, PLN Batam, untuk memperoleh prioritas pemulihan pasokan listrik serta peringatan dini apabila terdapat potensi pemadaman berulang," sebutnya.
Selain itu, kesiapan personel operasional juga akan diperkuat melalui simulasi penanganan kondisi darurat kelistrikan.
"Manajemen PT BIB menyampaikan permohonan maaf kepada calon penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan pasokan listrik tersebut," jelasnya.
Simak Video "Video: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 1,94 Kg Sabu di Bandara Hang Nadim Batam"
(afb/afb)