Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang mahasiswa lompat dari lantai 22 kampus Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan. Belakangan terungkap korban bukan mahasiswa Unpri. Polisi juga telah memastikan korban melakukan aksi bunuh diri. Berikut fakta-fakta kasusnya.
1. Lompat dari Lantai 22
Peristiwa itu terjadi Rabu (7/10/2026) malam. Diketahui seorang pria tewas usai melompat di kampus Unpri, Medan. Korban melompat dari lantai 22 gedung kampus tersebut.
"(Korbannya) laki-laki. (Diduga lompat dari lantai) 22," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, Rabu (7/10/2026).
2. Dipastikan Bunuh Diri
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu M Yusuf Sidabutan menegaskan pihaknya telah mengecek CCTV di lokasi. Dari rekaman CCTV terlihat jelas saat korban lompat dari lantai 22 itu. Tidak ada orang lain saat korban melakukan aksinya.
"Nggak ada kelihatan di CCTV ada orang yang mendorong," jelasnya.
Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke RS Royal Prima Jalan Ayahanda Medan. Nahasnya, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Kemarin dari Rumah Sakit Royal Prima dibawa ke RS Bhayangkara," kata Kapolsek Medan Batu Bambang G Hutabarat.
3. Diduga Depresi
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, M Yusuf itu juga mengatakan dari keterangan pihak keluarga, korban memang sudah mengalami depresi setahun terakhir.
"Dari keluarga mengatakan memang (korban) agak depresi setahun belakangan ini," pungkasnya.
4. Bukan Mahasiswa Unpri
Pihak Unpri juga sudah buka suara terkait insiden itu. Unpri menegaskan korban bukan mahasiswa mereka.
Kepala Humas Unpri, Devi Marlin menyebut, jenazah laki-laki yang tewas merupakan mahasiswa kampus lain.
"Memang benar ada yang jatuh di kampus UNPRI pada Rabu 7 Oktober 2026, sekira pukul 19.00 WIB. Dari lantai 22. Dan korban tersebut bukan mahasiswa UNPRI," ujar Devi saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).
Dikatakan Devi, dari data yang diperoleh pihaknya, jenazah tersebut merupakan mahasiswa Universitas Satya Terra Bhineka di Medan Sunggal.
"Dari data yang diperoleh korban tersebut bernama Difo Rafael Andika Girsang yang merupakan mahasiswa di Universitas Satya Terra Bhineka beralamat di Jalan Sunggal, Gang Bakul, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal," katanya.
5. Keluarga Tolak Autopsi
Namun, atas kejadian ini, keluarga meminta jasad korban untuk tidak diautopsi. Kini, jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.
atas kejadian ini, keluarga meminta jasad korban untuk tidak diautopsi. Kini, jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.
"(Korban) sudah diserahin ke keluarga. Enggak mau (diautopsi). Mereka artinya sudah ikhlas," jelasnya.
Simak Video "Video Top 5: iPhone 18 Pro Resmi Rilis hingga Kasus Bunuh Diri Naik Tiap Tahun"
(nkm/nkm)