Ditanya soal Jokowi Gabung PSI, Bobby Nasution: Saya Kader Gerindra

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 09 Okt 2026 14:30 WIB
Foto: Gubernur Sumut Bobby Nasution. (Nizar Aldi/detikSumut)
Medan -

Presiden Ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ditanya soal apakah bakal gabung ke PSI, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan jika dia adalah kader Gerindra.

"Saya kader Gerindra," kata Bobby Nasution, Jumat (9/10/2026).

Bobby kemudian merespons jika Jokowi semisalnya meminta untuk mendukung pemenangan PSI di Pemilu nanti. Bobby menyebutkan jika bukan hanya PSI, tapi seluruh partai pendukung di Pilkada 2024 lalu juga meminta dukungan.

"Bukan cuma PSI ya, hari ini yang minta dukungan, penguatan, seluruh partai pendukung, baik pendukung Prabowo-Gibran dan pendukung Bobby-Surya," sebutnya.

Menurut Bobby, wajar jika partai pendukung meminta hal tersebut meskipun dirinya kader Gerindra. Ia menilai tidak mungkin serta merta hubungan terputus dengan partai pendukung.

"Jadi wajar dong walaupun saya kader Gerindra, bukan berarti partai pendukung dan pengusung kemarin, tiba-tiba putus hubungan, tidak," tuturnya

Dilansir dari detikNews, Jokowi menujukkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai simbol dirinya telah bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut. Jokowi menekankan jika posisinya saat ini sudah jelas, tak perlu diragukan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rakorda PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026). Jokowi lantas memberikan pengumuman kepada jajaran PSI yang hadir di lokasi.

"Bahwa saya sesungguhnya ini untuk diketahui oleh seluruh jajaran pengurus PSI dari DPP, DPW, DPD, DPC, DPRT supaya tahu semuanya bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI," kata Jokowi disambut meriah oleh jajaran PSI, seperti dilihat dari laman resmi Instagram PSI, Minggu (27/9).

Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.

"Itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu, banyak yang nggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya ini," tambah dia.



Simak Video "Video: Gibran Bermasalah Soal Ijazah, Merembet ke Hubungan Prabowo-Jokowi?"


(niz/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork