Dapur merupakan salah satu area di rumah yang paling mudah kotor dan menjadi tempat berkumpulnya kuman. Sumbernya beragam, bisa dari manusia, sisa dan proses memasak, hingga kondisi dapur yang lembap.
Secara kasat mata, benda-benda di dapur memang tak terlihat berjamur atau kotor. Tapi, sebenarnya kuman, bakteri, hingga jamur, sudah berkembang biak pada setiap sudut ruangan.
Dilansir detikProperti dari New York Post, para peneliti dari Studi Kuman Rumah Tangga Internasional NSF pernah melakukan pengecekan di rumah-rumah 22 keluarga untuk mengambil sampel dari 30 barang rumah tangga umum untuk menguji keberadaan bakteri, ragi, dan jamur. Didapati ruangan paling kotor dari hasil uji coba itu dapur. Bahkan sejumlah benda di dapur lebih kotor daripada dudukan kloset.
Lantas, barang apa saja yang paling kotor? Dilansir dari The Spruce, berikut titik-titik kuman berkumpul di dapur.
Baca juga: Cara Bersihkan Lantai Keramik yang Menguning |
Benda di Dapur yang Paling Kotor
1. Spons
Spons adalah barang yang sering digunakan untuk membersihkan peralatan makan yang kotor. Karakteristik benda ini bisa menyerap air dan kerap dibasahi saat hendak dipakai.
Berkat cara kerja dan fungsinya ini, spons mudah bersinggungan dengan beragam macam kuman, bakteri, hingga jamur. Mikroorganisme itu bisa menempel pada permukaan spons, terutama yang tak pernah dibersihkan dan selalu lembap.
Oleh karena itu, spons perlu sering diganti. Jangan tunggu hingga teksturnya hancur atau muncul noda jamur kehitaman. Selain itu, sehabis memegang benda-benda ini, jangan lupa langsung cuci tangan ya.
2. Talenan Kayu
Barang selanjutnya yaitu talenan kayu. Barang ini berfungsi sebagai alas memotong, mulai dari sayur, buah, daging, sampai bahan lainnya.
Talenan kayu punya celah-celah yang cukup untuk sisa-sisa makanan masuk. Bila cara membersihkannya asal-asalan, sisa-sisa makanan itu bisa memicu pertumbuhan jamur.
Disarankan untuk punya dua talenan kayu dengan fungsi berbeda, satu talenan khusus memotong buah dan sayur, sedangkan satunya lagi untuk daging. Langkah ini dapat mengurangi kontaminasi bakteri pada makanan yang dikonsumsi.
Pastikan kamu mencuci talenan dengan sabun setelah digunakan, lalu bilas dengan air hangat sampai bersih. Jangan lupa untuk mengeringkan talenan kayu dengan tisu dapur atau kain bersih.
3. Gagang Pintu Kulkas
Bukan hanya barang yang dapat dipindahkan, titik kuman juga di gagang pintu kulkas. Area ini pasti dipegang saat hendak membuka dan menutup kulkas. Ketika memegang juga mungkin tangan penggunanya tidak bersih. Alhasil terjadi transfer bakteri dan kuman di sana.
Salah satu solusinya yaitu dengan rutin membersihkan gagang pintu kulkas. Kamu bisa pakai tisu disinfektan atau cairan pembersih disinfektan semprot untuk membasmi kuman. Bersihkan gagang pintu kulkas secara perlahan dengan kain bersih atau tisu dapur.
4. Kitchen Sink
Selain spons, kitchen sink atau bak cuci piring juga menjadi tempat paling kotor di dapur. Meski selalu dialiri oleh air, namun ada banyak bakteri yang menempel di kitchen sink, terutama di dekat saluran air.
Selain itu, area paling kotor di kitchen sink juga terletak pada gagang keran air. Sama seperti gagang pintu kulkas, ada banyak tangan yang bakal memegang dan kebersihannya tidak menjamin.
Untuk mencegah kuman dan bakteri masuk ke dalam tubuh, selalu bersihkan kitchen sink setidaknya satu kali sehari dengan memakai cairan pembersih disinfektan.
5. Blender
Satu lagi benda di dapur yang mengandung banyak kotoran dan kuman, yakni blender. Mungkin banyak yang nggak menyangka kalau alat ini justru bisa jadi salah satu yang paling kotor. Namun, blender ini salah satu alat yang nggak mudah dibersihkan apalagi saat harus menghaluskan bahan makanan yang memang sulit dihancurkan.
Untuk itu, pastikan kamu membersihkan blender setiap seminggu sekali untuk memastikan tidak ada kotoran yang menempel. Bersihkan blender dengan sabun yang mengandung disinfektan agar bisa membasmi kuman dan bakteri secara optimal.
6. Kulkas
Selain gagang pintunya, bagian dalam kulkas juga mengandung banyak bakteri yang tak disadari penghuni rumah. Meski suhu kulkas sudah cukup dingin, namun ternyata masih ada beberapa bakteri berbahaya yang bisa tumbuh.
Sebagai contoh, saat menyimpan daging mentah di kulkas pastikan disimpan dalam wadah yang tertutup rapat. Bila wadah yang dipakai bocor, maka cairan dari daging mentah bisa menumpuk di laci kulkas, sehingga jadi kotor dan tumbuh bakteri jahat.
Supaya kulkas tetap bersih, pastikan kamu rutin mencuci laci atau rak kulkas setiap bulan. Bersihkan bagian rak kulkas yang kotor menggunakan sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, keringkan dengan kain bersih atau tisu dapur.
Itulah enam benda di dapur yang ternyata paling kotor dan menjadi tempat berkembangnya banyak kuman. Semoga informasi ini bermanfaat dan membuat kita semakin peduli menjaga kebersihan dapur!
Simak Video "Video: Mulai Juni 2025, RS Akan Terapkan KRIS BPJS Kesehatan"
(dhm/dhm)