Viral Penempatan Manajer Kopdes Jauh dari Domisili, Ini Datanya

Viral Penempatan Manajer Kopdes Jauh dari Domisili, Ini Datanya

Tim detikFinance - detikSumut
Senin, 28 Sep 2026 22:01 WIB
Warga beraktivitas di area Kopdes Merah Putih Teluk Pucung, Bekasi, Senin (21/9/2026).
Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi perhatian setelah sejumlah manajer diketahui ditempatkan di wilayah yang jauh dari domisili mereka. Persoalan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Melalui akun Instagram @simkopdes pada Senin (28/9/2026), pemerintah menjelaskan bahwa kedekatan dengan domisili tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi penugasan. Namun, proses penempatan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan sejumlah faktor.

Beberapa faktor tersebut meliputi domisili manajer, ketersediaan titik KDKMP, kesiapan bangunan, kapasitas wilayah berdasarkan gedung yang telah dibangun, serta kebutuhan koperasi secara nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir detikFinance dari data Simkopdes mencatat terdapat 28.620 manajer KDKMP yang telah ditempatkan. Dari jumlah tersebut, 55,69% manajer berada dalam radius maksimal 10 kilometer dari domisilinya.

Sementara itu, 71,91% manajer ditempatkan dalam jarak maksimal 50 kilometer. Dari jumlah tersebut juga, sebanyak 65,14% masih berada di kabupaten/kota asal dan 88,28% ditempatkan di provinsi asal. Hanya 11,27% dari manajer yang mendapat penugasan di provinsi berbeda.

ADVERTISEMENT

"Median jarak seluruh penempatan hanya 6,53 km. Namun, sebagian manajer tetap perlu mengisi kebutuhan nasional yang belum terpenuhi," demikian tertulis dalam unggahan tersebut, Senin (28/9/2026).

Pemerintah mengakui penempatan di lokasi yang jauh dari keluarga dan lingkungan asal dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para manajer Kopdes. Namun, penugasan tersebut tidak berkaitan dengan penilaian terhadap kualitas ataupun kompetensi mereka.

Menurut penjelasan pemerintah, terdapat sejumlah daerah yang belum memiliki titik KDKMP yang sesuai. Selain itu, beberapa lokasi sudah memiliki manajer, sementara sebagian lainnya belum memenuhi kesiapan untuk ditempati.

Kondisi tersebut membuat sejumlah manajer harus ditugaskan ke wilayah lain yang masih membutuhkan tenaga pengelola KDKMP.

"Kami menghargai kesiapan, pengabdian, dan komitmen seluruh Manajer KDKMP dalam menjalankan amanah di lokasi penempatan masing-masing," tambahnya.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads