Minta Kekayaan dan Kelancaran Rezeki, Amalkan Doa Nabi Sulaiman Ini

Devi Setya - detikSumut
Sabtu, 26 Sep 2026 06:00 WIB
Foto: magnific/Magnific
Jakarta -

Kisah Nabi Sulaiman AS menjadi salah satu kisah para nabi yang banyak disebutkan dalam Al-Qur'an. Di antara ayat yang mengisahkan beliau terdapat doa-doa yang berkaitan dengan permohonan ampun, karunia, kekayaan, hingga rasa syukur.

Salah satu doa Nabi Sulaiman AS terdapat dalam Surah Shad ayat 35. Dalam doa tersebut, beliau memohon ampun kepada Allah SWT sekaligus meminta sebuah kerajaan yang istimewa dan tidak dimiliki oleh siapa pun setelahnya.

Doa tersebut dapat diamalkan umat Islam sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon karunia dan kelapangan rezeki kepada Allah SWT.

Doa Nabi Sulaiman AS untuk Memohon Kekayaan

Doa Nabi Sulaiman AS untuk memohon kerajaan dan karunia kekayaan disebutkan dalam Surah Shad ayat 35. Berikut bacaannya:

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

Arab latin: Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li`aḥadim mim ba'dī, innaka antal-wahhāb

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak seorang jua pun miliki sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi."

Dilansir detikHikmah dari buku 7 Kode Rahasia Al-Fatihah karya DR. H. Miftahur Rahman, M.A., meminta kekayaan dalam Islam bukanlah sesuatu yang dilarang. Seorang Muslim diperbolehkan memohon rezeki dan kekayaan kepada Allah SWT.

Doa tersebut berkaitan dengan kisah Nabi Sulaiman AS yang dijelaskan dalam Surah Shad. Setelah menghadapi ujian dari Allah SWT, Nabi Sulaiman AS memohon ampun sekaligus meminta karunia berupa kerajaan yang memiliki keistimewaan.

Permohonan tersebut kemudian dikabulkan Allah SWT. Pada ayat-ayat setelahnya, Allah SWT menerangkan sejumlah karunia yang diberikan kepada Nabi Sulaiman AS, termasuk kemampuan mengendalikan angin dan menundukkan sebagian makhluk agar berada dalam perintahnya.

Doa Nabi Sulaiman AS tersebut juga menjadi pengingat bahwa memohon kekayaan kepada Allah SWT diperbolehkan. Kekayaan dalam konteks doa tersebut tetap ditempatkan sebagai karunia dari Allah SWT, bukan semata-mata sebagai tujuan duniawi.

Doa Nabi Sulaiman AS agar Selalu Bersyukur

Selain doa untuk memohon karunia kerajaan, Al-Qur'an juga memuat doa Nabi Sulaiman AS yang berkaitan dengan rasa syukur. Doa ini terdapat dalam Surah An-Naml ayat 19.

Berikut doanya:

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Arab latin: ...Robbi awzi'nii an asykuro ni'matakal latii anʼamta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii 'ibaadikash shoolihiin.

Artinya: "...Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."

Doa tersebut menunjukkan permohonan Nabi Sulaiman AS agar senantiasa mampu mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepadanya dan kedua orang tuanya.



Simak Video "Video: DJKI Rekomendasikan Blokir 300 Situs yang Melanggar Kekayaan Intelektual"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork