Jangan Dianggap Sepele, Ini Gejala Kanker Darah yang Sering Terabaikan

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Jumat, 25 Sep 2026 09:00 WIB
Foto: Getty Images/Panuwat Dangsungnoen
Jakarta -

Kanker darah tidak selalu diawali gejala yang berat atau mencolok. Dalam banyak kasus, tanda-tandanya justru menyerupai keluhan sehari-hari, seperti demam, tubuh mudah lelah, hingga munculnya memar.

Dr Nitin Agarwal, dokter yang telah memiliki pengalaman klinis selama 15 tahun dan fokus pada pengobatan transfusi serta imunhematologi, mengatakan gejala tersebut sering kali dikaitkan dengan stres, aktivitas padat, atau penyakit ringan.

Namun, perubahan kondisi tubuh yang berlangsung dalam waktu lama, berulang, atau muncul bersamaan dengan keluhan lainnya perlu mendapat perhatian. Kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan untuk mengetahui penyebabnya.

"Dalam kasus kanker darah, mengenali bahwa ada sesuatu yang tidak normal pada diri Anda dapat menjadi langkah pertama yang penting menuju diagnosis," kata Dr Agarwal, dikutip detikHealth dari Hindustan Times.

Menurutnya, kanker darah mencakup beberapa jenis penyakit, di antaranya leukemia, limfoma, dan mieloma multipel. Penyakit tersebut dapat menyerang darah, sumsum tulang, maupun sistem limfatik.

"Kanker darah, termasuk leukemia, limfoma, dan mieloma multipel, memengaruhi darah, sumsum tulang, atau sistem limfatik. Karena sistem-sistem ini berperan dalam memproduksi sel darah, melawan infeksi, dan menjaga fungsi tubuh normal, gejalanya dapat beragam dan tidak spesifik," tambahnya.

Gejala Kanker Darah yang Perlu Diperhatikan

Salah satu tanda yang patut diperhatikan adalah munculnya memar atau perdarahan tanpa penyebab yang jelas.

"Memar yang muncul tanpa sebab yang jelas, mimisan yang sering terjadi, gusi berdarah, atau menstruasi yang sangat deras terkadang dapat mengindikasikan jumlah trombosit yang rendah. Pada kanker darah tertentu, sel-sel abnormal di sumsum tulang menghambat produksi sel darah sehat, termasuk trombosit, yang membantu pembekuan darah dengan benar," jelasnya.

Gejala lain yang perlu diperhatikan adalah rasa lelah yang terus menerus. Dr Agarwal menjelaskan, kelelahan akibat aktivitas sehari-hari berbeda dengan kondisi ketika tubuh tetap terasa sangat lelah meskipun sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Selain itu, beberapa gejala lain juga dapat muncul pada penderita kanker darah, antara lain:

  • Infeksi yang berulang atau sulit sembuh
  • Demam tanpa penyebab yang jelas
  • Keringat berlebih pada malam hari
  • Berat badan turun tanpa disengaja
  • Pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak kunjung hilang
  • Nyeri pada tulang
  • Perut terasa tidak nyaman atau begah

"Pada limfoma, demam, keringat malam, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dikenal sebagai 'gejala B' dan dapat memiliki signifikansi klinis," kata Dr Agarwal.

Meski sejumlah gejala tersebut perlu diwaspadai, kemunculannya tidak serta-merta berarti seseorang terkena kanker darah. Keluhan serupa dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis lainnya.

"Gejala-gejala ini tidak berarti seseorang mengidap kanker," ujarnya.

"Gejala-gejala ini dapat terjadi pada banyak kondisi medis lain, yang sering kali lebih umum. Tujuan mengenali gejala-gejala ini bukanlah untuk mendiagnosis diri sendiri, tetapi untuk mengetahui kapan evaluasi medis diperlukan," pungkasnya.

Untuk memastikan penyebab keluhan, diagnosis kanker darah perlu dilakukan melalui pemeriksaan dan tes medis yang sesuai. Mengenali perubahan pada tubuh dapat membantu seseorang mengetahui kapan perlu berkonsultasi dengan tenaga medis.



Simak Video "Indonesia Sehat Dimulai dari Kita"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork