Presiden Prabowo Subianto resmi menjadi anggota Nadhlatul Ulama (NU). Prabowo menerima kartu tanda anggota (KTA) NU di acara Penutupan Muktamar Ke-23 Nahdlatul Ulama (NU), Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Rais Aam PBNU KH Miftahul Achyar, Ketum PBNU 2026-2031 KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Ikin), Ketua Panitia Muktamar Ke-23 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyerahkan KTA NU langsung kepada Prabowo di hadapan para muktamirin. Mendapatkan KTA NU, Prabowo langsung memamerkannya di hadapan para hadirin.
Prabowo bercerita telah mendengar kabar dirinya mendapat Kartanu sejak beberapa hari lalu. Dia menyambut baik penerimaan Kartanu dalam acara Muktamar NU.
"Beberapa hari lalu saya dapet berita dari Gus Yahya (Mantan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf), 'Kartu anggota sudah ada', makanya saya dateng," kata Prabowo disambut riuh muktamirin.
"Begitu saya dapet, saya putuskan saya hadir. Di sini (Kartanu) dituliskan anggota seumur hidup," ujarnya.
Adapun sejumlah anggota kabinet dan pejabat lainnya turut hadir dalam acara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Hadir pula Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri PPPA Arifatul Choiri, Menteri Haji Irfan Yusuf, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Simak Video "Peresmian 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air"
(astj/astj)