Menjaga kebersihan bantal tidak cukup hanya dengan rutin mengganti sarung atau kain pelindungnya. Bagian bantal itu sendiri juga perlu dibersihkan secara berkala agar tetap higienis.
Meski umumnya hanya digunakan dan disimpan di dalam kamar, bantal tetap mudah menjadi tempat menumpuknya berbagai kotoran. Sel kulit mati, minyak dari kepala dan tubuh, hingga bakteri dapat berpindah dan menempel pada permukaan maupun bagian dalam bantal. Selain itu, tungau debu dan kutu busuk yang kerap ditemukan di area tempat tidur juga berpotensi bersarang di bantal.
Kapan Bantal Sebaiknya Dicuci?
Dilansir detikProperti dari ABC, frekuensi mencuci bantal dapat disesuaikan dengan kondisi iklim serta intensitas penggunaannya. Bantal yang digunakan setiap hari, sering terpapar kondisi kurang bersih, atau kerap dibawa bepergian tentu lebih cepat kotor dibandingkan bantal yang jarang digunakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi tersebut, penumpukan sel kulit mati, minyak, tungau debu, hingga jamur juga bisa terjadi lebih banyak.
Paul Griffin, pakar penyakit menular dari Universitas Queensland, menyarankan agar bantal dicuci setidaknya setiap enam bulan sekali. Namun, frekuensi pembersihan dapat ditingkatkan apabila bantal sering digunakan atau berada di lingkungan yang kotor.
Cara Mencuci Bantal dengan Benar
Selain mengetahui waktu yang tepat untuk mencuci, cara membersihkan bantal juga perlu diperhatikan. Setiap produk umumnya memiliki petunjuk perawatan yang tercantum pada label, sehingga pengguna disarankan memeriksa instruksi tersebut sebelum mencuci.
Untuk bantal berbahan busa, pencucian menggunakan mesin cuci sebaiknya dihindari. Guncangan dan putaran mesin berisiko merusak struktur maupun bentuk material busa.
Sementara itu, jika petunjuk produk menyatakan bantal aman dicuci menggunakan mesin, bantal sebaiknya ditempatkan dalam posisi vertikal untuk mengurangi risiko perubahan bentuk. Dalam satu kali pencucian, disarankan memasukkan sekitar dua hingga empat bantal sekaligus.
"Cucilah dengan siklus lembut hanya menggunakan air dingin atau hangat, dan saya akan menghentikan siklus putaran agar hanya kelembapan penting yang terbuang dari bantal setelah sekitar dua menit," katanya, seperti dikutip detikcom pada Jumat (28/8/2026).
Bantal juga tidak perlu berada terlalu lama dalam proses pencucian mesin. Durasi sekitar dua menit dinilai cukup, karena putaran yang terlalu lama dapat membuat serat-serat bantal meregang dan berpotensi merusak bentuknya dalam jangka panjang.
