Daftar Isi
Penerimaan Taruna/i Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Tahun Anggaran 2026 sedang berlangsung saat ini. Kuota penerimaan yakni 100 orang dengan komposisi laki-laki 85 persen dan perempuan 15 persen.
Peserta seleksi STIN tahun ini tak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD. Berikut detikSumut rangkum jadwal, syarat masuk, jurusan, dan cara daftar Pendaftaran STIN 2026 yang diambil dari situs resmi PTB STIN.
Pendaftaran PTB STIN 2026
Jadwal Pendaftaran STIN 2026
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Pengumuman Pembukaan Seleksi: 15-24 Agustus 2026
- Pendaftaran Online: 18-30 Agustus 2026
- Seleksi Administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September-7 Oktober 2026
- Seleksi Kompetensi Bidang: Oktober 2026
Syarat Masuk STIN 2026
- Warga Negara Indonesia (laki-laki/perempuan)
- Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
- Tidak pernah terlibat tindak pidana.
- Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
- Berpendidikan minimal SLTA/Sederajat (bukan lulusan paket C) dengan kualifikasi pendidikan pada masing-masing program studi
- Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang pendidikan
- Mampu mengoperasikan komputer (office dan internet)
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
- Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki)
- Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato
- Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan)
- Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh manapun (laki-laki)
- Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang
- Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik + (plus) atau - (minus)
- Tidak buta warna
- Tinggi badan (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku, laki-laki diutamakan minimal 165 (seratus enam puluh lima) cm dan perempuan diutamakan minimal 160 (seratus enam puluh) cm. Apabila tinggi badan kurang dari sebagaimana tersebut, wajib memiliki prestasi/kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan pada saat seleksi
- Usia pada tanggal 31 Desember 2026 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun 0 bulan 0 hari (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir)
- Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua/wali
- Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD
- Peserta seleksi bukan personel/mantan personel TNI/Polri/PNS
- Tidak pernah mengikuti pendidikan pembentukan personel TNI/Polri/PNS
- Bersedia tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan di STIN
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 (enam belas) tahun terhitung sejak dinyatakan lulusan pendidikan STIN
- Tidak sedang terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Instansi lain yang ditentukan oleh Badan Intelijen Negara berdasarkan kebutuhan setelah lulus dari Taruna/i STIN
- Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif
- Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan, mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan dan bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna/i STIN
- Mengikuti dan dinyatakan lulus terpilih pada setiap rangkaian seleksi penerimaan Taruna/i STIN T.A. 2026
ADVERTISEMENT
Jurusan di STIN 2026
- Sarjana Agen Intelijen
- Sarjana Analis Intelijen
- Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber
Cara Daftar STIN 2026
- Peserta seleksi wajib memiliki akun e-mail aktif yang akan digunakan selama masa pendaftaran dan seleksi
- Peserta seleksi mengakses Portal SSCASN-BKN pada https://sscasn.bkn.go.id/
- Peserta seleksi membuat akun dan login dengan menggunakan akun yang telah dibuat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga, serta password yang telah didaftarkan
- Peserta seleksi memilih sekolah kedinasan STIN, memilih formasi program studi, melengkapi biodata, dan dokumen administrasi serta memilih lokasi ujian
- Peserta seleksi hanya boleh mendaftar di salah satu sekolah kedinasan, dan apabila mendaftar di dua atau lebih maka dinyatakan gugur
- Peserta seleksi menyelesaikan pendaftaran dengan mengecek resume dan mencetak bukti pendaftaran
- Peserta seleksi mendapatkan konfirmasi kelengkapan administrasi melalui e-mail masing-masing
- Panitia seleksi melakukan verifikasi data atau dokumen peserta seleksi yang telah masuk
- Peserta seleksi dapat mengecek status kelulusan seleksi administrasi melalui Portal SSCASN-BKN
- Peserta seleksi yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi dapat mengajukan sanggahan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari terhitung sejak hasil seleksi administrasi diumumkan
- Panitia seleksi melakukan verifikasi dan menjawab atas sanggahan peserta, selanjutnya peserta seleksi dapat mengecek hasil jawab sanggah melalui Portal SSCASN-BKN
- Peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib melakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah) dan melakukan registrasi lanjutan pada portal STIN https://ptb.stin.ac.id
- Peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi administrasi melakukan registrasi lanjutan pada Portal STIN https://ptb.stin.ac.id menggunakan username dan password pada saat mendaftar di portal SSCASN-BKN
- Pengumuman terkait pelaksanaan SKD dan informasi tambahan lainnya akan diumumkan melalui Portal STIN, sehingga diwajibkan bagi peserta seleksi agar aktif mengakses laman Portal STIN
Demikian jadwal, syarat masuk, jurusan, dan cara daftar Pendaftaran STIN 2026. Jangan lewatkan kesempatannya, detikers!
