Poppy Jadi Kabid Perternakan Setelah Dicopot dari Kabiro Perekonomian Sumut

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 11 Agu 2026 22:00 WIB
Foto: Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung terkena demosi (Foto: Instagram Setdaprov Sumut)
Medan -

Kepala Biro Perekonomian Setda Sumut Poppy Marulita Hutagalung dicopot setelah beberapa waktu lalu Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution terlihat merasa kesal saat rapat pembahasan inflasi. Poppy kemudian menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut setelah dicopot.

Kepala Badan Kepegawaian Sumut Chusnul Fanany Sitorus mengatakan jika Poppy pindah menjadi kabid sejak Jumat (7/8). Poppy saat ini menjabat sebagai Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut.

"Beliau pindah jabatan jadi Kabid Perternakan," kata Chusnul Fanany Sitorus saat dihubungi, Selasa (11/8/2026).

Chusnul membantah jika demosi Poppy berkaitan Bobby kesal saat rapat inflasi. Ia menyebutkan jika Poppy dicopot karena penilaian kinerja.

"Aku rasa enggak (ada kaitannya), itu kan memang penilaian kinerja," ucapnya.

Untuk mengisi kekosongan jabatan, Evan Butong ditunjuk sebagai Plt Kepala Biro Perekonomian Sumut. Evan merupakan Sekretaris BKAD Sumut.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution terlihat merasa kesal ke Kepala Biro Perekonomian Setda Sumut Poppy Marulita Hutagalung saat rapat pembahasan inflasi. Bobby mengaku capek ngomong sama Poppy.

Hal itu diketahui dari video yang diunggah di Instagram pribadi Bobby. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala BPS Sumut, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Kepala Bank Indonesia wilayah Sumut, dan sejumlah OPD hingga BUMD Sumut.

Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengatakan jika inflasi Sumut di bulan Juli di angka 4,20 persen. Beras menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

"Saat ini posisi inflasi kita sudah melandai dibandingkan bulan lalu, bulan lalu kita ada di 4,79 persen dan saat ini sudah di 4,20 persen. Ini komoditas penyumbangnya memang kami sempat warning salah satunya dari komoditas beras," kata Asim Saputra dalam video yang dilihat, Rabu (5/8/2026).

Sementara Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan jika stok beras di Sumut mencapai 52 ribu ton. Ia menyarankan agar penyaluran bantuan pangan untuk menekan harga beras di pasar yang mengalami kenaikan.

"Sumut berada di paling bawah, tapi saya yakinkan saya laporkan ke Pak Gub bahwa hari ini stok kami sangat baik, kurang lebih ada 52 ribu ton dan ini pun kami bisa meminta tambahan atau pasokan dari wilayah lain setiap saat Pak Pangan. Ini kami ambil data dari Bagan Pangan Nasional untuk wilayah Sumatera Utara memang hari ini kembali naik, sehingga nanti izin usulan dari kami berkaitan dengan rencana penyaluran bantuan pangan ini salah satu trigger yang membuat harga pasar agak sedikit menurun," jelas Budi Cahyanto.



Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork