Tim SAR Alami Kesulitan Saat Proses Evakuasi Korban Ledakan di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 21 Jul 2026 11:18 WIB
Foto: Petugas saat melakukan pembersihan material bangunan. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Tim SAR gabungan mengalami kesulitan saat proses evakuasi korban yang tertimpa reruntuhan usai terjadinya ledakan di salah satu rumah mewah di Grand Polonia Medan. Kesulitan itu salah satunya karena material bangunan yang tidak stabil dan ditakutkan akan membahayakan petugas.

"Material bangunan yang runtuh ini mengalami labilitas, sehingga membahayakan tim SAR gabungan saat masuk," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, Selasa (21/7/2026).

Selain itu, kata Hery, akses menuju lantai dua rumah itu juga sangat sempit, sehingga menyulitkan petugas saat akan melakukan evakuasi.

"Tantangan tim SAR gabungan di lokasi juga akses menuju lantai 2 itu sangat sempit," sebutnya.

Hari ini, kata Hery, pencarian difokuskan di lantai 2 rumah itu. Hery mengatakan rumah yang menjadi sumber ledakan itu terdiri dari tiga lantai.

"Tim akan mencoba melaksanakan proses evakuasi yang kita fokuskan pada lantai 2 bangunan yang runtuh," jelasnya.

Dia menyebut ada sekitar 400 personel gabungan yang dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Selain itu, ada juga 4 alat berat yang dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Berdasarkan data sementara, ada tujuh orang yang berada di sekitar lokasi kejadian saat terjadinya ledakan. Dari total itu, empat orang berhasil selamat, yakni J (2), Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir.

Sementara 1 korban yang tertimpa reruntuhan telah berhasil dievakuasi. Ledakan itu diduga dipicu adanya kebocoran pipa gas tanam.



Simak Video "Video: Viral Guru di Majalengka Bangun Rumah 'Mewah' Bermodal Rp 50 Juta"

(fnr/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork