Orang Indonesia Diprediksi Banyak Sakit Jantung-Kanker di 2045, Ini Penyebabnya

Orang Indonesia Diprediksi Banyak Sakit Jantung-Kanker di 2045, Ini Penyebabnya

Devandra Abi Prasetyo - detikSumut
Minggu, 19 Jul 2026 09:02 WIB
Ilustrasi Sakit Jantung
Foto: Getty Images/iStockphoto/champja
Jakarta -

Jumlah orang yang menderita penyakit jantung dan kanker diprediksi melonjak pada 2045 mendatang. Penyebabnya karena jumlah orang lanjut usia (lansia) yang kian bertambah.

Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes dr Yanti Herman mengatakan risiko seseorang mengalami kanker juga cenderung meningkat karena proses penuaan . Selain itu, di tahun 2045 prevalensi usia lanjut akan meningkat dari yang saat ini 12 persen menjadi 20 persen.

"Berarti sekitar 65 juta penduduk kita di tahun 2045 itu kebanyakan usia lanjut. Bisa diprediksi nggak, penyakit-penyakit kronis salah satunya tadi osteoartrosis, terus cancer-cancer prostat yang ke usia lanjut itu pasti akan meningkat juga," kata dr Yanti dikutip detikHealth.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terus kanker lain (kolorektal) yang sifatnya kronis, begitu juga untuk penyakit jantung," sambungnya.

Menghadapi hal ini, dr Yanti menegaskan bahwa Kemenkes akan terus mendorong dan mendukung rumah sakit di seluruh Indonesia untuk meningkatkan teknologi alat kesehatan mereka, seperti robotik.

ADVERTISEMENT

"Salah satunya pakai alat kesehatan yang teknologinya, yang kita pikirkan kan banyak bedah itu ya, yang teknologinya tidak menimbulkan sakit. Kebayang nggak udah usia segitu?" katanya.

"Kemudian yang presisi banget, sayatannya kecil. Terus yang kedua, kemungkinan infeksi kan kadang-kadang pasien kalau sudah dioperasi apalagi bedah terbuka seperti itu, balik lagi karena infeksi. Kalau ini (robotik) kan luka sayatannya kecil, kemungkinan infeksinya rendah," tutupnya.



(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads