BKD Tunggu Proses Hukum Anggota DPRD Medan yang Diduga Keroyok Tetangga

BKD Tunggu Proses Hukum Anggota DPRD Medan yang Diduga Keroyok Tetangga

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Sabtu, 18 Jul 2026 12:28 WIB
Gedung DPRD Medan (Nizar Aldi/detikSumut)
ilustrasi DPRD Medan (Foto: Nizar Aldi)
Medan -

Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Medan Lailatul Badri mengaku pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada anggota DPRD berinisial AT yang dilaporkan ke polisi terkait kasus dugaan pengeroyokan.

Lailatul mengaku saat ini pihaknya masih menunggu proses hukum yang tengah berlangsung.

"Sudah diberikan penjelasan. Saat ini kami menunggu proses Aparat Penegak Hukum (APH)," ujar Lailatul saat dikonfirmasi detikSumut, Sabtu (18/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Laila, pihaknya masih akan mempertimbangkan sanksi yang diberikan. Namun, Laila tidak merinci sanksi seperti apa yang akan diberikan. Ia mengatakan, sanksi tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Ada (sanksi), sesuai aturan," katanya.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, Polrestabes Medan memanggil anggota DPRD Medan inisial AT usai dilaporkan oleh tetangganya sendiri, Robin Marojahan Silalahi (52) atas dugaan pengeroyokan. Namun, AT mangkir dari panggilan pemeriksaan itu.

"Panggilan pertama belum datang, sudah kita lakukan pemanggilan kedua," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, Kamis (16/7/2026).

Adrian mengatakan pemanggilan pertama itu dilakukan pekan lalu. Namun, AT tidak menghadiri pemanggilan pemeriksaan itu.

Pihaknya juga tidak mendapatkan konfirmasi terkait alasan ketidakhadiran AT. Kini polisi tengah menjadwalkan pemanggilan kedua kepada AT untuk diperiksa sebagai terlapor.

"Kemarin belum ada memberikan alasan yang pasti," sebutnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Karo itu mengatakan status kasus ini telah dinaikkan ke tahap sidik. Namun, sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, pihak kepolisian masih mendalaminya.

"Perkaranya sudah naik sidik," kata Adrian.



(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads