Tim dokter RSUP H Adam Malik sempat mengalami kesulitan saat menangani jenazah korban kecelakaan maut di Sibolangit. Kesulitan itu muncul karena kepala dan kaki korban terputus, sementara sejumlah organ dalam terburai akibat benturan keras.
"Kendalanya ada, yaitu menyatukan kembali kepala, menyatukan kembali kaki, serta memasukkan organ-organ perut ke dalam tubuh korban," ujar Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP H Adam Malik, dr. Nasib Mangoloi Situmorang, M.Ked(For), Sp.FM, kepada detikSumut, Jumat (17/7/2026).
Nasib mengatakan proses penanganan jenazah bernama Anton Simorangkir (38) warga Sibolangit, telah selesai dilakukan. Seluruh bagian tubuh yang terpisah telah disatukan kembali.
"Kepala korban terpisah dari badan. Setelah dilakukan pemeriksaan forensik, seluruh bagian tubuh yang terlepas telah kami perbaiki dan satukan kembali," ujarnya.
Saat ini, pihak rumah sakit masih melakukan proses administrasi dan pendataan sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Nanti setelah itu jenazah kami serahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.
Untuk diketahui korban tewas kecelakaan maut di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, telah dievakuasi ke RS Adam Malik, Medan. Saat tiba di RS tersebut, korban dalam kondisi mengenaskan.
Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan pihaknya menerima enam korban luka berat. Kemudian satu korban meninggal dunia yakni Anton Simorangkir (38) warga Sibolangit, dalam kondisi mengenaskan.
"Korban yang meninggal dunia tiba di rumah sakit dalam kondisi (tidak utuh). Saat tiba, pasien memang sudah meninggal dunia. Pasien masuk sekitar pukul 12.30 WIB," kata Rosario.
Sementara, Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RS Adam Malik, dr. Nasib Mangoloi Situmorang mengatakan jenazah tersebut telah diterima berdasarkan surat permintaan visum dari pihak kepolisian.
"Sudah ada permintaan visum dari pihak kepolisian. Kami telah melakukan pemeriksaan di kamar jenazah. Korban berjenis kelamin laki-laki dan tiba dalam kondisi tubuh tidak utuh," ujar Nasib kepada detikSumut.
Nasib mengatakan, hingga saat ini baru satu jenazah yang telah diterima RS Adam Malik. Sementara itu, tiga korban meninggal dunia lainnya masih dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Tiga jenazah lainnya masih dalam perjalanan ke sini. Kami sudah berkoordinasi agar seluruh jenazah dibawa ke satu rumah sakit, sehingga memudahkan proses penanganan forensik dan koordinasi dengan Jasa Raharja," pungkasnya.
Simak Video "Video Kecelakaan Maut KA Vs Pajero di Tebing Tinggi, Lansia Tewas"
(astj/astj)