Presiden Prabowo Subianto mengungkap banyak oknum yang mencoba menyalahgunakan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga meminta seluruh kepala daerah hingga aparat keamanan ikut mengawasi dapur MBG. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menilai perintah itu sangat baik.
"Pak Presiden kan ingin program ini berjalan baik, kenapa? Karena tujuannya adalah bagaimana pemenuhan gizi anak-anak sekolah, gizinya terpenuhi anak-anak belajar di sekolah penangkap nalar ilmunya juga pasti lebih baik," kata Bobby Nasution saat wawancara, Rabu (15/7/2026).
Sehingga jika ada gangguan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Bobby menilai wajar jika Prabowo meminta untuk diawasi. Bobby menilai perintah itu sangat baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau tujuan itu tidak terlaksana karena ada gangguan-gangguan, seperti tadi pelaksananya di SPPG nya melenceng ya sangat wajar sekali lah kami pemerintah daerah diminta Pak Presiden untuk mengawasi, jadi hal itu sangat baik kali," ucapnya.
Bobby menuturkan jika kepala daerah mendapat laporan soal berbagai masalah di SPPG. Pihaknya sudah memonitor hal tersebut.
"Tentu datanya terus update, setahu saya update terakhir ke saya itu tentunya sebelum libur sekolah kemarin ada yang SPPG nya sedikit bermasalah, bukan hanya di makanannya, contoh pengolahan limbah dan segala macam, tapi itu sudah termonitor dan sudah disampaikan," tuturnya.
Dilansir dari detikNews, Presiden Prabowo Subianto mengungkap banyak oknum yang mencoba menyalahgunakan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo meminta seluruh kepala daerah hingga aparat keamanan ikut mengawasi dapur MBG.
"MBG kita teruskan! Tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ," kata Prabowo dalam peresmian bendungan di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7).
Prabowo meminta gubernur hingga kepala desa memeriksa semua dapur MBG. Jika ada penyalahgunaan, ia meminta semua pihak tak sungkan melaporkan.
"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa, boleh memeriksa semua dapur MBG," ujarnya.
Prabowo pun meminta aparat penegak hukum juga memeriksa. Namun ia mengingatkan jangan sampai memeriksa untuk meminta setoran.
"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain. Jangan! Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran," ujarnya.
Ia meyakini apapun yang dilakukan pasti akan diketahui rakyat. Prabowo menilai rakyat tak lagi bodoh, apalagi di era perkembangan teknologi.
"Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat punya gadget. Tapi memang ya, orang mau nyolong ada saja," ujarnya.
Simak Video "Video: Prabowo Mau Kumpulkan Kepala Daerah Seusai Tahun Baru, Bahas Apa?"
[Gambas:Video 20detik] (niz/mjy)
