Ombudsman Sumut Desak Pertamina Cepat Atasi Antrean Panjang di SPBU

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 14 Jul 2026 14:58 WIB
Foto: Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Herdensi. (dok. Ombudsman Sumut)
Medan -

Sejumlah SPBU di Medan diduga kehabisan pasokan BBM jenis Pertalite dan mengakibatkan antrean panjang kendaraan di SPBU. Perwakilan Ombudsman Sumut mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk segera mengatasi permasalahan itu.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Herdensi, mengatakan jika pihaknya mendapat berbagai pengaduan soal antrean panjang di SPBU. BBM dinilai merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, sehingga setiap gangguan dalam distribusi BBM harus segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

"Ombudsman menerima berbagai informasi mengenai antrian panjang kendaraan di sejumlah SPBU. Kondisi ini menunjukkan adanya gangguan pada aspek pelayanan yang perlu segera ditangani. Masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan berkepastian, termasuk dalam memperoleh akses terhadap BBM," kata Herdensi dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).

Herdensi menilai Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memang telah melakukan upaya percepatan distribusi BBM, termasuk optimalisasi operasional terminal BBM dan penambahan armada distribusi. Namun demikian, upaya tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan di lapangan, dan bisa memicu panic buying.

"Oleh karena itu Ombudsman meminta Pertamina Parta Niaga Regional Sumbagut untuk mengambil langkah-langkah yang lebih optimal dalam menyelesaikan persoalan antrian BBM di SPBU, kegagalan menyelesaikan adalah indikasi buruknya tata keloh distribusi BBM," ucapnya.

Selain itu, Ombudsman meminta Pertamina menyampaikan informasi secara transparan, akurat, dan berkala kepada masyarakat mengenai penyebab kendala distribusi, wilayah yang terdampak, serta target waktu normalisasi pasokan. Keterbukaan informasi dinilai penting untuk mencegah kepanikan masyarakat yang dapat memicu pembelian BBM secara berlebihan (panic buying) dan berpotensi memperburuk kondisi distribusi.

"Ombudsman akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan distribusi BBM di Sumatera Utara. Apabila ditemukan dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan, Ombudsman akan melakukan pemeriksaan dan meminta tindakan korektif sesuai kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah SPBU di Medan diduga kehabisan pasokan BBM jenis Pertalite hari ini. Pertamina Sumbagut buka suara terkait kekosongan pasokan di beberapa SPBU.



Simak Video "Pertamina Talks 2026: Hobi Jaga Bumi, Eh Jadi Profesi"


(niz/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork