Korban Tewas Gempa Venezuela Terus Bertambah, Kini Jadi 3.889 Orang

Internasional

Korban Tewas Gempa Venezuela Terus Bertambah, Kini Jadi 3.889 Orang

Rita Uli Hutapea - detikSumut
Jumat, 10 Jul 2026 20:40 WIB
Rescuers in the Tanaguarena area of Caraballeda, in the aftermath of the deadly June 24 earthquakes, La Guaira state, Venezuela July 7, 2026. REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria
Foto: Dampak Gempa Venezuela. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Jakarta -

Korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Kini jumlahnya menjadi sedikitnya 3.889 orang.

Dilansir detikNews, gempa bumi bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi pada 24 Juni lalu menimbulkan hampir 17.000 orang terluka. Sementara akibat bencana tersebut hampir 18.000 orang lainnya kehilangan tempat tinggal.

Dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/7/2026), menurut laporan dari ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez yang diposting di Telegram, jumlah korban tewas meningkat dari 3.811 orang menjadi 3.889 orang pada hari Kamis (9/7) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez pada hari Rabu lalu menyerukan dana Venezuela yang dibekukan di luar negeri agar bisa dicairkan untuk membantu negara itu mengatasi bencana tersebut. Dia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengirimkan surat kepada Raja Inggris Charles III untuk meminta pencairan aset sekitar 30 ton cadangan emas yang dibekukan akibat sanksi-sanksi yang diberlakukan oleh otoritas London.

Seperti dilansir AFP, Jumat (10/7/2026), Rodriguez menjelaskan bahwa aset emas tersebut dapat digunakan untuk rekonstruksi pascagempa di Venezuela.

ADVERTISEMENT

"Saya memutuskan untuk mengirimkan surat kepada Raja Inggris agar emas yang disimpan di Bank of England dilepaskan," kata Rodriguez saat berbicara dalam siaran televisi pemerintah pada Rabu (8/7) waktu setempat.

"Emas ini adalah milik rakyat kami. Kami membutuhkan emas ini untuk mengatasi dampak gempa bumi," ujarnya.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berupaya mengumpulkan dana pemulihan sebesar US$300 juta untuk Venezuela.

Negara Amerika Selatan tersebut juga sedang bernegosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membuka blokir aset keuangannya. Demikian menurut juru bicara IMF, Julie Kozack.

Di wilayah pesisir La Guaira yang terkena dampak paling parah, lebih dari 800 bangunan mengalami kerusakan. Sementara 190 bangunan ambruk seluruhnya.

Baca selengkapnya di sini



(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads