TV Iran Tayangkan Pesan Duka Megawati untuk Khamenei

TV Iran Tayangkan Pesan Duka Megawati untuk Khamenei

Tim detikNews - detikSumut
Kamis, 09 Jul 2026 05:01 WIB
Tangkapan layar ucapan duka dari Megawati atas gugurnya Khamenei yang ditayangkan di Iran (dok. Istimewa)
Foto: Tangkapan layar ucapan duka dari Megawati atas gugurnya Khamenei yang ditayangkan di Iran (dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Pesan duka tersebut disampaikan menjelang prosesi pemakaman Khamenei dan turut ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi di Iran.

Khamenei dijadwalkan dimakamkan pada Kamis (9/7), setelah sebelumnya tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Usai prosesi penghormatan di kota suci Qom, jenazah Khamenei diterima para pejabat dan politisi senior Irak di Bandara Internasional Najaf pada Selasa (7/7) malam. Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut hadir dalam penyambutan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Irak menetapkan Rabu (8/7) sebagai hari libur nasional untuk pelaksanaan upacara pemakaman yang dimulai pukul 06.00 waktu setempat. Pengamanan diperketat karena ribuan pelayat memadati lokasi. Sebagian di antaranya berusaha menyentuh peti jenazah yang diangkut menggunakan truk menuju makam Imam Ali, menantu Nabi Muhammad sekaligus Imam Syiah pertama.

Di kompleks makam itu, puluhan ulama memanjatkan doa sebelum jenazah diberangkatkan ke Karbala. Selanjutnya, prosesi pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung di kota kelahiran Khamenei, Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis (9/7).

ADVERTISEMENT

Dalam pesan dukanya, Megawati menyebut wafatnya Khamenei merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi Iran tetapi juga bagi banyak pihak yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan kemanusiaan.

"Wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei bukan hanya kehilangan besar bagi bangsa Iran, tetapi juga telah mengguncang hati banyak orang yang mencintai keadilan, kedaulatan bangsa dan kemanusiaan di seluruh penjuru dunia," kata Megawati seperti dikutip dari video ucapan duka, dilansir detikNews, Rabu (8/7).

Video ucapan belasungkawa tersebut dikirimkan kepada Pemerintah Republik Islam Iran melalui Kedutaan Besar Iran di Jakarta. Tayangan itu kemudian disiarkan oleh salah satu televisi Iran yang tengah meliput rangkaian prosesi pemakaman Khamenei.

Megawati juga menilai Khamenei bukan sekadar pemimpin politik maupun tokoh agama. Menurutnya, sosok tersebut adalah seorang pejuang yang memiliki semangat perjuangan kuat.

"Bagi saya pribadi, sosok Ayatollah Ali Khamenei bukanlah sekadar pemimpin politik atau tokoh agama dari bangsa Iran yang dikenal sangat patriotik dan tidak pernah mengenal kata menyerah. Dalam diri beliau, saya melihat gema perjuangan yang pernah dirintis oleh ayahanda saya, Bung Karno," ujarnya.

Megawati kemudian mengenang pertemuannya dengan Khamenei saat melakukan kunjungan resmi ke Teheran pada 2004 ketika masih menjabat sebagai Presiden RI. Ia mengaku masih mengingat kesan mendalam dari pertemuan tersebut.

"Saya masih mengingat dengan jelas kunjungan resmi saya ke Teheran pada tahun 2004, ketika saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Dalam pertemuan itulah saya berkesempatan bertatap muka langsung dengan beliau," katanya.

"Saat itu, saya merasakan pancaran kharisma yang sangat kuat dan keteduhan hati yang sangat dalam. Beliau adalah seorang ulama yang lembut namun teguh memegang prinsip, sekaligus seorang negarawan yang peka terhadap derita bangsanya," sambungnya.

Megawati juga mengingat apresiasi Khamenei terhadap Pancasila dan semangat Bandung sebagai rujukan penting dalam membangun visi Iran yang merdeka dan bermartabat. Menurutnya, hal itu mencerminkan eratnya hubungan historis antara Indonesia dan Iran.

"Dalam kenangan indah terhadap beliau, saya ingin menegaskan kembali keberpihakan saya pada penyelesaian konflik melalui jalan damai, dialog yang adil, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan kemanusiaan, bukan pada kekerasan dan agresi bersenjata sepihak," ucap dia.

Di akhir pesannya, Megawati menyampaikan doa bagi almarhum Khamenei, keluarga, para pemimpin, ulama, serta seluruh rakyat Iran. Ia berharap Khamenei memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Kepada keluarga besar Almarhum, para pemimpin dan ulama Iran, serta seluruh rakyat Iran, izinkan saya menyampaikan doa yang paling tulus. Semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang melapangkan jalan bagi beliau, menerima seluruh amal perjuangannya, dan mengampuni segala kekhilafannya," ujarnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads