Usia Ideal Anak Masuk SD Menurut Psikolog

Usia Ideal Anak Masuk SD Menurut Psikolog

Nikita Rosa - detikSumut
Senin, 06 Jul 2026 21:40 WIB
Ilustrasi Siswa SD, SMP, dan SMA
Foto: Gemini AI
Jakarta -

Batas usia anak SD diturunkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dari tujuh tahun menjadi 5-6 tahun. Di usia tersebut anak diyakini sudah siap untuk belajar.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 Tahun 2025. Kebijakan usia masuk sekolah ini menuai berbagai respons.

Psikolog dan akademisi dari Universitas Indonesia (UI), Prof Dr Rose Mini Agoes Salim M Psi memberikan pandangan soal umur ideal anak masuk SD. Dia bilang kematangan anak dalam belajar bisa dimulai sejak 5-6 tahun, tapi rata-rata usia matang anak siap belajar adalah 7 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau stimulasi bagus, anak pasti matang ke sekolah. Kenapa usia 7 tahun matang? Karena itu diambil pada usia kematangan rata-rata," ungkapnya dikutip detikEdu.

Guru Besar di Fakultas Psikologi UNS, Afia Fitriana, SPsi, MPsi, berpendapat standar anak masuk sekolah seharusnya didasarkan pada kesiapan belajar, bukan usia. Kesiapan itu bisa dilihat dari perkembangan fisik, mental, sosial, dan emosional.

ADVERTISEMENT

"Aspek-aspek perkembangan umum yang perlu diperhatikan, termasuk perkembangan belajar, perkembangan gerak, perkembangan bicara, perkembangan diri, dan perkembangan kontrol tangan," jelasnya.


Untuk melihat apakah anak sudah cocok masuk SD, orang tua bisa cek indikator berikut:

1. Cara anak mengatur diri saat belajar

Indikator yang pertama adalah bagaimana cara anak mengatur diri selama belajar. Hal ini bisa dilihat saat di Taman Kanak-kanak.

"Misalnya, ketika seorang anak sedang bersenang-senang saat istirahat dan harus berhenti bermain dan melanjutkan belajar, jika anak tersebut dapat mengendalikan keinginannya untuk terus bermain, sambil cepat beradaptasi dengan lingkungan kelas, maka anak tersebut sudah siap," ujar Afia.

2. Perkembangan gerak anak

Contohnya seperti gerakan lengan yang seimbang, melompat, dan dapat mengendalikan gerakan fisik mereka saat berlari.

3. Perkembangan bicara

Orang tua bisa melihat bagaimana anak memahami perintah atau arahan dan responsnya.

4. Perkembangan diri

Anak yang sudah siap sekolah juga bisa dilihat dari kepercayaan diri dan manajemen dirinya.

Afia menegaskan, orang tua perlu mempersiapkan anak sebelum masuk SD, termasuk aspek kualitas pembelajaran, motivasi, dan aspek sosio-emosional

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Strategi Pemerintah Kurangi Pengangguran Lulusan SMK"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads