Bus Terjun ke Jurang di Pakistan, 40 Orang Tewas

Internasional

Bus Terjun ke Jurang di Pakistan, 40 Orang Tewas

Tim detikNews - detikSumut
Sabtu, 04 Jul 2026 06:32 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Ilustrasi Kecelakaan. Foto: detikcom/Thinkstock/assistantua
Jakarta -

Bus penumpang yang kelebihan muatan, terjun ke jurang sedalam lebih dari 20 meter di kawasan pegunungan wilayah Pakistan barat, hari Jumat (3/7). Dalam kecelakaan tersebut, sedikitnya 40 orang tewas.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam sebuah pernyataan, menyampaikan duka cita atas korban jiwa di antara para penumpang. Atas peristiwa tersebut, kepala menteri provinsi Balochistan, tempat kecelakaan itu terjadi, telah memerintahkan penyelidikan.

"Sebuah bus penumpang yang berangkat dari Quetta ke Peshawar jatuh ke jurang yang dalam di daerah pegunungan Dana Sar... 40 orang dipastikan tewas dan 11 lainnya terluka," kata Sanaullah Sherani, kepala pusat darurat di distrik Zhob, dekat tempat kejadian, dilansir detikNews dari kantor berita AFP, Jumat (3/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sherani mengatakan para penumpang yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

"Bus itu jatuh sekitar 70 hingga 80 kaki (21 hingga 24 meter) ke jurang," tambah Sherani.

"Karena kecelakaan itu terjadi di daerah pegunungan yang terjal, tim penyelamat menghadapi kesulitan yang signifikan selama fase awal operasi," katanya.

Shahid Rind, juru bicara kepala menteri Balochistan barat daya, mengatakan kepada AFP, bahwa bus tersebut berangkat dari ibu kota provinsi Quetta pada Kamis malam waktu setempat.

Bus itu mengambil penumpang tambahan dari bus lain yang mogok di jalan, menyebabkan bus tersebut kelebihan muatan, tambahnya. Kepala menteri telah memerintahkan penyelidikan atas penyebab kecelakaan tersebut, yang terjadi di dekat perbatasan dengan provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Tim penyelamat dari kedua provinsi telah berada di lokasi kejadian.

Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Pakistan karena penegakan hukum lalu lintas yang lemah, standar keselamatan jalan yang buruk, dan mengemudi secara sembrono.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads