Maskapai Tak Berniat Turunkan Tiket Pesawat Meski Harga Avtur Turun

Herdi Alif Al Hikam - detikSumut
Selasa, 30 Jun 2026 14:50 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/npstockphoto
Jakarta -

Harga avtur, bahan bakar pesawat naik signifikan akibat perang Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat. Seiring dengan meredanya perang harga avtur mulai turun, tapi harga tiket malah tidak ikut turun.

Pihak maskapai memang tidak ada niat menurunkan harga tiket. Apalagi permintaan penerbangan meningkat selama periode liburan musim panas alias memasuki high season.

"Kami tidak punya pilihan," kata CEO Delta Ed Bastian dikutip detikFinance dari CNN, Selasa (30/6/2027).

Bastian mengatakan tarif saat ini berada pada tingkat yang tepat meskipun biaya secara signifikan lebih rendah. Karena itu pihaknya tidak berencana untuk menurunkan kembali harga tiket pesawat.

Di sisi lain, industri penerbangan di AS saat ini memiliki lebih sedikit kursi yang tersedia. Maskapai mengurangi jumlah penerbangan sejak konflik di Timur Tengah terjadi untuk memangkas biaya.

Hampir semua maskapai menaikkan tarif 15-20% dibandingkan tahun lalu. Dalam pantauan Deutsche Bank Securities, maskapai penerbangan setidaknya telah menaikkan harga tiket pesawat delapan kali sejak musim semi Maret 2026.

Mike Linenberg, Analis Maskapai Penerbangan di Deutsche Bank Securities, mencatat tarif lebih tinggi karena jumlah kursi lebih sedikit. Maskapai penerbangan juga mulai menghilangkan penerbangan mereka yang kurang populer dan bertarif rendah.



Simak Video "Video Menhub soal Kenaikan Tiket Pesawat: Range 9-13 %, Tak Boleh Lebih "


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork