Helikopter milik perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, terjatuh di Pantai Timur Arab Saudi. Kecelakaan itu mengakibatkan 14 orang tewas.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/6). Meski ada kecelakaan, Aramco tetap melanjutkan pemuatan minyak mentah pada hari Jumat di terminal Ras Tanura setelah dihentikan selama hampir empat bulan imbas perang Iran dan Amerika Serikat (AS).
"Pihak berwenang terkait telah meluncurkan penyelidikan penuh untuk menentukan penyebab kecelakaan," tulis kantor berita negara Arab Saudi dikutip detikFinance dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aramco belum menanggapi insiden ini secara resmi. Namun yang jelas, kecelakaan maut itu terjadi pada pukul 6 pagi waktu setempat.
Arab Saudi, selama ini masih menjadi pengekspor minyak terbesar di dunia. Pasokan migas dari negara tersebut mulai dikapalkan mengikuti gelombang pengiriman kargo menjelang kesepakatan sementara untuk menghentikan perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
(astj/astj)
