UINSU Tembus Peringkat Dunia, Rektor Terima Penghargaan Menteri Agama RI

UINSU Tembus Peringkat Dunia, Rektor Terima Penghargaan Menteri Agama RI

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Minggu, 28 Jun 2026 17:03 WIB
Sidang Kelulusan UM PTKIN 2026 di Jakarta. (Foto: dok. UINSU)
Sidang Kelulusan UM PTKIN 2026 di Jakarta. (Foto: dok. UINSU)
Medan -

Ajang sidang Kelulusan UM PTKIN 2026 yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) di Jakarta menjadi momentum penting bagi UINSU Medan untuk mengokohkan posisinya sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di tingkat nasional maupun dunia. UINSU berhasil menembus peringkat 1000-1500 dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) pada tahun 2026.

Dari total 58 PTKIN di Indonesia, hanya ada tiga kampus yang berhasil masuk dalam peringkat global tersebut, yaitu UIN Sumatera Utara, UIN Sunan Kalijaga, dan UIN Raden Intan Lampung.

Berangkat dari pencapaian tersebut, di hadapan Rektor dan Wakil Rektor PTKIN se Indonesia, Menteri Agama memberikan penghargaan kepada Rektor UINSU Medan Prof. Dr. Nurhayati, M. Ag dan mengapresiasi capaian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, yang paling menggembirakan adalah capaian tersebut menunjukkan konsistensi UINSU untuk terus meningkatkan prestasinya di kancah dunia. Sesuai dengan visinya sebagai perguruan tinggi unggul dan mendapatkan rekognisi internasional, UINSU tidak pernah berhenti untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Pada tahun 2025 untuk pertama kalinya sepanjang 53 Tahun, posisi UINSU dalam THE-WUR berada di peringkat 1500 +. Pada 2025 hanya ada dua UIN yang berada pada THE-WUR, UIN RIL dan UINSU Medan. Pada tahun 2026 UINSU melesat memasuki peringkat 1001-1500.

ADVERTISEMENT

Rektor UINSU Medan, Nurhayati mengucapkan terima kasih kepada segenap sivitas akademika UINSU Medan, dosen dan mahasiswa serta tenaga kependidikan dan seluruh unsur yang terus bekerja untuk UINSU Medan.

"Khusus kepada Kepala Pusat WUR Dr. Irwan Fadli, kami mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini dan berharap untuk terus meningkatkannya di masa-masa mendatang," ujar Nurhayati usai sidang kelulusan UM PTKIN 2026 di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Sementara kepada para dekan, direktur dan kepala-kepala lembaga, Nurhayati berpesan dan mengajak untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu layanan kepada stakeholder.

"Sesungguhnya apapun kerja yang dilakukan untuk UINSU hakikatnya adalah upaya nyata kita untuk mengabdi kepada Agama, Negara dan Bangsa dalam naungan ridha Ilahi. Untuk itu, capaian ini harus disyukuri," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengingatkan kepada rektor-rektor PTKIN tentang pentingnya menjaga khittah UIN, IAIN dan STAIN sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam yang fungsinya berkhidmat buat umat.

"PTKI harus tetap menjaga fungsinya untuk menciptakan ilmuwan tepatnya cendikiawan bukan sekedar intelektual, melahirkan muballigh-muballigh andal yang berdampak dan menjadi suluh di masyarakat serta menjadi imam di masyarakat," ujarnya.

Nasaruddin mengingatkan, capaian rekognisi internasional apapun bentuknya yang diraih oleh PTKIN tidak boleh melupakan tugas utamanya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

"Imam yang menjadi lulusan PTKIN yang dimaksud bukan sebatas imam salat tetapi menjadi pemandu dan pencerah bagi jalan umat untuk hasanah fi al-dunya wa al-akhirat," pungkasnya.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads