6 Gejala Diabetes yang Mucul di Pagi Hari, Hati-hati!

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Senin, 22 Jun 2026 07:01 WIB
Foto: Thinkstock
Medan -

Banyak orang mengira diabetes hanya ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi saat pemeriksaan medis. Padahal, tubuh sering memberikan sinyal lebih awal, terutama pada pagi hari ketika metabolisme mulai kembali aktif setelah semalaman beristirahat.

Sayangnya, tanda-tanda ini kerap dianggap sebagai efek kurang tidur atau kelelahan biasa. Mulai dari rasa haus berlebihan saat bangun tidur hingga tubuh yang tetap lemas meski telah beristirahat cukup, sejumlah keluhan di pagi hari dapat menjadi petunjuk adanya gangguan pengaturan gula darah.

Mengenali gejala-gejala tersebut sejak dini penting dilakukan agar penanganan bisa segera diberikan dan risiko komplikasi diabetes dapat diminimalkan.

Dikutip detikHealth dari Cleveland Clinic, dawn phenomenon umum terjadi pada pengidap diabetes. Sejumlah studi menunjukkan bahwa fenomena ini mempengaruhi lebih dari 50 persen pengidap diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

Gejala Diabetes yang Bisa Muncul di Pagi Hari

Spesialis penyakit dalam, dr. Randy Nusrianto, mengatakan bahwa pada tahap awal, diabetes sering kali tidak menimbulkan gejala. Akibatnya, banyak pengidap tidak menyadari kondisi tersebut dan tidak segera mendapatkan pengobatan.

Tanpa penanganan yang tepat, kadar gula darah dapat meningkat secara signifikan dan memicu munculnya berbagai gejala.

"Jadi gejalanya tidak spesifik," kata dr. Randy dalam sebuah seminar beberapa waktu lalu.

Meski demikian, diagnosis diabetes tetap harus dikonfirmasi melalui pemeriksaan medis yang akurat. Pada pengidap diabetes, beberapa gejala hiperglikemia yang dapat muncul pada pagi hari antara lain:

1. Pandangan Kabur

Kadar gula darah yang tinggi dapat menarik cairan dari jaringan tubuh, termasuk lensa mata. Kondisi ini memengaruhi kemampuan mata untuk fokus.

Jika tidak ditangani, diabetes dapat menyebabkan terbentuknya pembuluh darah baru di retina atau bagian belakang mata, serta merusak pembuluh darah yang sudah ada.

2. Sakit Kepala

Dikutip dari Healthline, sakit kepala yang berkaitan dengan kadar gula darah tinggi pada diabetes dapat berkisar dari sedang hingga berat dan sering terjadi berulang. Sakit kepala ini dapat menjadi tanda bahwa kadar glukosa darah terlalu tinggi atau terlalu rendah.



Simak Video "LEADERS FORUM: Jebakan "Hidden Sugar" Diam-Diam Bikin Gendut"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork