Ini Tanda Struktur Rumah Bermasalah yang Perlu Diketahui

Ini Tanda Struktur Rumah Bermasalah yang Perlu Diketahui

Danang Sugianto - detikSumut
Minggu, 21 Jun 2026 19:30 WIB
Mans hand finger pointing to the cracked tile on the floor. Building problems and solutions concept.
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/FotoDuets).
Medan -

Memeriksa kondisi struktur rumah merupakan langkah krusial yang wajib dilakukan saat membeli rumah bekas. Sayangnya, hal ini kerap diabaikan oleh calon pembeli yang cenderung lebih memprioritaskan faktor lokasi, desain, maupun harga pasar.

Padahal, masalah pada struktur rumah bisa memicu kerusakan yang lebih serius dan membutuhkan biaya perbaikan yang tak sedikit. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal yang menunjukkan adanya gangguan pada fondasi maupun struktur bangunan.

Dikutip detikProperti dari Angi, ada beberapa gejala yang bisa menjadi pertanda struktur rumah sedang bermasalah. Berikut beberapa di antaranya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Retakan pada Dinding dan Lantai

ADVERTISEMENT

Retakan pada dinding maupun lantai adalah salah satu tanda yang paling mudah dikenali. Retakan bisa berbentuk vertikal, horizontal, maupun kombinasi keduanya.

Kalau retakan tampak kian lebar dari waktu ke waktu, kondisi itu patut diwaspadai. Sebab, hal tersebut bisa menjadi indikasi adanya pergeseran pada fondasi yang memengaruhi struktur bangunan.

2. Lantai Terasa Miring atau Tidak Rata

Lantai yang terasa miring atau bergelombang bisa menjadi tanda adanya penurunan tanah di bawah bangunan.

Kerusakan tersebut kadang sulit terlihat secara kasat mata, namun bisa dirasakan saat penghuni berjalan di atasnya. Jika ditemukan kondisi seperti ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

3. Pintu dan Jendela Sulit Dibuka atau Ditutup

Pintu atau jendela yang sulit dibuka dan ditutup kerap dianggap masalah sepele. Tapi, kondisi ini juga bisa menjadi tanda struktur rumah mengalami perubahan.

Pergeseran fondasi bisa bikin kusen pintu dan jendela berubah posisi sehingga tidak lagi presisi. Biasanya kondisi tersebut juga ditandai dengan munculnya celah pada bagian kusen.

4. Dinding Melengkung dan Muncul Celah pada Bagian Luar Rumah

Perhatikan juga kondisi bagian luar rumah, terutama area fondasi dan dinding eksterior. Celah yang muncul pada batu bata atau fondasi bisa terjadi akibat perubahan tekanan tanah selama bertahun-tahun. Meski terlihat kecil, kondisi itu bisa menjadi petunjuk adanya masalah pada struktur bangunan.

Dinding yang tampak melengkung atau tidak lagi lurus juga merupakan tanda yang tidak boleh diabaikan.

Kondisi ini dapat terjadi akibat tekanan tanah atau pergeseran struktur yang berlangsung dalam jangka panjang. Jika dibiarkan, kerusakan bisa semakin parah dan biaya perbaikannya menjadi lebih mahal.

6. Halaman atau Area Sekitar Rumah Ambles

Area di sekitar rumah yang tampak ambles juga perlu diperhatian.

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh drainase yang buruk atau tanah yang tidak stabil. Bila terjadi di dekat bangunan utama, penurunan tanah dapat berdampak langsung pada fondasi rumah.

Jangan Anggap Sepele

Membeli rumah bekas memang bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis ketimbang rumah baru. Tapi, calon pembeli tetap harus melakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada bagian struktur dan fondasi bangunan.

Dengan mengenali tanda-tanda kerusakan sejak awal, risiko mengalami perbaikan besar di kemudian hari dapat diminimalkan. Selain itu, rumah yang dibeli juga akan lebih aman dan nyaman untuk dihuni dalam jangka panjang.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads