Viral Rombongan Bupati Anambas Naik Motor Tanpa Helm, Polisi Tegur

Kepulauan Riau

Viral Rombongan Bupati Anambas Naik Motor Tanpa Helm, Polisi Tegur

Alamudin Hamapu - detikSumut
Sabtu, 20 Jun 2026 19:31 WIB
-Tangkapan layar Bupati Kepuluan Anambas, Aneng dan rombongan tengah mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helem.(Istimewa)
Tangkapan layar Bupati Kepuluan Anambas, Aneng dan rombongan tengah mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helem.(Istimewa)
Anambas -

Video rombongan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm viral di media sosial. Polisi pun turun tangan dengan memberikan teguran simpatik atas pelanggaran tersebut.

Dilihat detikSumut, Sabtu (20/6/2026), video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan sejumlah pejabat daerah berkendara sepeda motor di kawasan Tarempa tanpa mengenakan helm.

Dalam video tersebut, Bupati Anambas Aneng terlihat membonceng penceramah, Ustaz Das'ad Latif menggunakan sepeda motor dinas. Terlihat pula Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar dan Wakapolres Kepulauan Anambas Kompol Shallahuddin berada dalam rombongan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (17/6) saat kunjungan Ustaz Das'ad Latif ke Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas AKP Iwan Setiawan mengatakan pihaknya telah mengambil langkah dengan memberikan teguran simpatik kepada rombongan yang terekam dalam video tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saat itu kita langsung berikan teguran simpatik secara lisan dan sudah dibuat surat teguran simpatik. Ini sebagai pengingat untuk kita semua terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas," kata Iwan, Sabtu (20/6/2026).

Iwan menjelaskan pihaknya tidak bisa memberikan tilang secara langsung kepada rombongan tersebut. Hal itu karena saat ini penerapan tilang elektronik (e-TLE) belum tersedia di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Lanjutnya tilang manual juga sudah tidak diberlakukan sehingga langkah yang diambil kepolisian berupa teguran dan edukasi.

"Jadi kami hanya bisa memberikan teguran simpatik," ujarnya.

Menurut Iwan, kejadian tersebut terjadi di luar agenda resmi kunjungan Ustaz Das'ad Latif. Awalnya, setelah rangkaian penyambutan selesai, rombongan berencana berjalan kaki menuju lokasi berikutnya.

Namun, di tengah kegiatan, Ustaz Das'ad disebut ingin melihat Masjid Agung di Tarempa sehingga rombongan menggunakan sepeda motor untuk menuju lokasi tersebut.

"Itu sebenarnya di luar rundown kegiatan. Pak Ustaz ingin melihat Masjid Agung. Karena waktu kunjungannya juga cukup singkat, akhirnya rombongan bergerak ke sana," ujarnya.

Atas kejadian itu, Iwan menyampaikan permohonan maaf dan berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak, termasuk pejabat daerah dan masyarakat.

"Kami juga mohon maaf. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran untuk kita semua agar ke depannya lebih tertib berlalu lintas," ujarnya.

Ia menambahkan, Satlantas Polres Kepulauan Anambas juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Anambas terkait teguran tertulis. Dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, termasuk unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.

"Nanti kita akan berikan teguran simpatik secara tertulis untuk pak Bupati dan rombongan, saat ini pak Bupati tengah di luar daerah. Nanti juga akan kami lakukan sosialisasi lagi kepada masyarakat, Forkopimda, tokoh adat, dan semua pihak agar ke depan budaya tertib berlalu lintas semakin baik," ujarnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads