Saat ini, banyak rumah-rumah yang menggunakan dispenser air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan perangkat ini, penghuni rumah dapat menikmati air panas maupun air dingin secara mudah dan cepat.
Untuk bisa menikmati air dingin dan air panas maka dispenser harus dicolok ke listrik. Jangan lupa menyalakan tombol khusus untuk air dingin atau panas sesuai keinginan.
Karena terhubung ke listrik, maka ada energi yang dipakai oleh dispenser. Hal ini bikin sebagian orang khawatir kalau dispenser air yang terus menyala bikin boros listrik sehingga tagihan membengkak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apakah benar dispenser air yang terus menyala bikin boros listrik? Ini penjelasannya
Dikutip detikProperti dari Thirsty Work, dispenser air tidak disarankan untuk dinyalakan secara terus-menerus. Pasalnya, perangkat ini membutuhkan konsumsi listrik yang cukup besar untuk menghasilkan air dingin atau air panas.
Apabila dispenser menyala selama 24 jam, maka komponen di dalamnya terus bekerja untuk menghangatkan atau mendinginkan air secara stabil. Kondisi inilah yang bikin boros listrik karena dispenser selalu menyala selama seharian.
Meski begitu, besar kecilnya energi yang dipakai tergantung dari masing-masing jenis dispenser. Rata-rata daya listrik dispenser sekitar 150-500 Watt.
Saat air panas menyala, dispenser bisa memakan sekitar 300-500 watt, sedangkan air dingin hanya membutuhkan daya sekitar 70-100 watt saja. Maka dari itu, disarankan untuk tidak menyalakan dispenser air selama 24 jam karena menyedot energi besar.
Tetapi, seiring perkembangan teknologi saat ini banyak dispenser yang mengusung teknologi canggih. Dispenser modern sudah dilengkapi mode hemat energi, saat suhu air sudah stabil maka mesin bakal berhenti bekerja secara otomatis.
Meski tetap memakan daya listrik, tapi energi yang dikeluarkan jauh lebih efisien dibandingkan dispenser model lama yang dinilai boros listrik. Hanya saja, beberapa model dispenser ini punya harga yang terbilang cukup mahal.
Faktor-faktor yang Bikin Dispenser Boros Listrik
Ada faktor lain yang membuat dispenser boros listrik. Dilansir dari Regal Flow, berikut penyebabnya:
- Sering menyalakan air panas dan air dingin secara bersamaan. Mesin dispenser harus kerja lebih ekstra sehingga menyedot banyak energi.
- Meletakkan dispenser di ruangan panas atau terpapar sinar matahari langsung, sehingga mesin pendingin harus bekerja keras menjaga suhu air tetap dingin.
- Tidak menyalakan fitur 'saving mode' atau mode hemat. Di beberapa dispenser air, fitur ini sangat membantu menghemat listrik sehingga tidak boros.
Sebagai informasi, kalau rumah ditinggal pergi selama beberapa hari, jangan lupa untuk mencabut dispenser dari stop kontak. Pastikan juga tombol air panas dan dingin sudah mati supaya listrik nggak cepat habis.
(dhm/dhm)
