Tahun Baru Islam menjadi salah satu momen yang dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak doa dan ibadah. Di antara amalan yang banyak diamalkan adalah membaca doa awal tahun setelah masuknya 1 Muharram.
Doa ini dipanjatkan untuk memohon kepada Allah SWT atas dosa dan kekhilafan selama setahun terakhir. Selain itu, muslim juga bisa meminta keberkahan kepada-Nya agar senantiasa diberi kemudahan, keberkahan, serta kebaikan dalam menjalani kehidupan pada tahun yang baru.
Mengacu kalender Hijriah, pergantian tahun dimulai sejak matahari terbenam tepatnya waktu Magrib 15 Juni 2026. Karena itu, doa awal tahun dianjurkan dibaca setelah Maghrib pada malam 1 Muharram.
Yuk simak bacaan doa, waktu membaca, keutamaan, dan tata cara mengamalkannya berikut ini, detikers!
Bacaan Doa Awal Tahun Baru Islam
Setelah masuk waktu Magrib yang menandai datangnya tanggal 1 Muharam, umat Islam dianjurkan membaca doa awal tahun. Amalan ini sebagaimana dilakukan oleh para ulama saleh terdahulu, sehingga sepatutnya kita juga mengikuti.
Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa tahun baru Hijriyah berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari godaan setan dan hawa nafsu, sekaligus harapan agar tahun yang baru dipenuhi dengan amal-amal yang mendekatkan diri kepada-Nya.
Sebagaimana disebutkan dalam kitab "Kanzun Najah wa as-Surur", doa awal tahun ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali. Berikut adalah lafaz doa Tahun Baru Hijriyah lengkap dengan tulisan Latin serta terjemahannya:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin: Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Allāhumma ṣalli 'alā sayyidinā Muḥammadin shalātan tamla'u khazā'inallāhi nūran, wa takūnu lanā walil-mu'minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa 'alā ālihī wa shaḥbihī wa sallim taslīman katsīrān. Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa 'alā fadllikal-'adhīmi wa karīmi jūdikal-'amīm al-mu'awwal, wa hādzā 'āmun jadīdun qad aqbala. As'alukal-'ishmata fīhi minasy-syaiṭāni wa auliyā'ihī, wal-'auna 'alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū', wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā Dzal-jalāli wal-ikrām. Wa shallallāhu ta'ālā 'alā sayyidinā Muḥammadin wa 'alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya. Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka."