Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyerukan penghentian serangan Israel ke Lebanon setelah militer Israel melancarkan serangan terbaru ke wilayah Beirut. Trump menilai peluang tercapainya perdamaian di Timur Tengah saat ini semakin besar dan tidak boleh terganggu oleh eskalasi konflik.
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa berbagai upaya diplomatik yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk Iran, telah membawa kawasan tersebut semakin dekat pada kesepakatan damai. Ia tak mau peluang itu jadi sia-sia.
"Kita sangat dekat dengan kesepakatan yang akan membawa perdamaian ke kawasan ini (Timur Tengah), termasuk ke Lebanon, dan semua pihak harus menghentikan konflik," kata Trump, dikutip detikNews dari AFP dan CNN International, Senin (15/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bisa menjadi awal dari perdamaian yang panjang dan indah -- Jangan sampai kita menyia-nyiakannya!" sambungnya.
Trump juga mengkritik serangan terbaru yang dilakukan Israel ke wilayah Beirut. Menurutnya, aksi militer tersebut seharusnya tidak perlu terjadi dan berpotensi mengganggu proses diplomasi yang tengah berlangsung.
"Serangan pagi ini di Beirut seharusnya tidak terjadi," ujar Trump.
"Israel berhak membela diri terhadap ancaman, tetapi serangan yang mereka tanggapi sangat kecil dan tidak berarti, tidak ada yang terluka, cedera, atau tewas, dan seharusnya tidak mengganggu proses penting ini," katanya.
Sebelumnya, militer Israel melancarkan serangan rudal ke sejumlah target yang disebut sebagai basis Hezbollah di wilayah selatan Beirut, Lebanon. Serangan itu diklaim sebagai balasan atas tembakan yang diarahkan ke wilayah Israel pada hari yang sama.
Pasukan Pertahanan Israel menyatakan operasi tersebut ditujukan untuk menghantam sasaran milik Hizbullah di kawasan Dahiyeh, yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis kelompok tersebut di Beirut.
Sementara itu, otoritas pertahanan sipil Lebanon melaporkan sedikitnya tiga orang tewas akibat serangan yang menghantam kawasan Ghoebeiry di pinggiran selatan Beirut. Selain itu, sekitar 15 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara sejumlah bangunan dan pertokoan di sekitar lokasi mengalami kerusakan cukup parah.
(nkm/nkm)
