Dirut Tirtanadi Jelaskan Penyebab Air Mati: Pemadaman Listrik Bikin Pipa Pecah

Dirut Tirtanadi Jelaskan Penyebab Air Mati: Pemadaman Listrik Bikin Pipa Pecah

Nizar Aldi - detikSumut
Rabu, 10 Jun 2026 11:28 WIB
Dirut PDAM Tirtanadi meninjau pipa distribusi utama pecah di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, akibat pemadaman listrik berulang. (Nizar Aldi/detikSumut)
Foto: Dirut PDAM Tirtanadi meninjau pipa distribusi utama pecah di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, akibat pemadaman listrik berulang. (Nizar Aldi/detikSumut)
Medan -

Layanan penyaluran air Perumda Tirtanadi mengalami gangguan sejak tadi malam di 7 kecamatan di Medan dan Deli Serdang karena mesin rusak hingga pipa distribusi pecah akibat pemadaman listrik. Berikut ini penjelasannya.

Dirut Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti mengatakan jika matinya IPAM Deli Tua karena beberapa komponen mesin rusak. Hal itu disebabkan pemadaman listrik yang berulang kali terjadi beberapa waktu terakhir.

"Penyebab matinya IPAM Deli Tua ini salah satunya adalah kerusakan daripada mesin (akikator) kita karena beberapa minggu terakhir sering sekali terjadi pemadaman listrik yang berulang kali terjadi sehingga banyak komponen dari mesin kita terganggu dan rusak, jadi pada hari ini kita terpaksa stop produksi untuk memperbaiki kerusakan," kata Ardian Surbakti di lokasi, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ardian menjelaskan selain mesin, beberapa pipa distribusi air juga pecah. Hal itu karena terjadinya turbulensi saat peralihan ke genset ketika listrik padam.

"Begitu juga dengan proses penyaluran karena selama ini padam listrik berulang kali sehingga tekanan pada pipa kita juga berulang kali terjadi turbulensi sehingga banyak pipa-pipa kita yang pecah, karena ketika listrik mati mesin kita mati air itu kembali ke sumber sehingga kita menghidupkan genset kembali air itu kita tekan sehingga terjadi tekanan di dalam pipa ini," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu pipa yang paling penting pecah berada di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Ardian mengungkapkan jika pipa distribusi utama pecah dengan ukuran 1.000 milimeter.

"Yang paling parah ada satu pipa 1.000 milimeter pipa distribusi utama kita itu pecah, itu yang paling berdampak karena pipanya harus kita ganti, tetapi beberapa titik lain dapat diperbaiki," ujarnya.

Saat ini proses perbaikan mesin maupun pipa masih berlangsung. Ardian menuturkan jika air kemungkinan normal kembali besok, Kamis (11/6) siang atau sore.

"Diharapkan besok siang atau sore hari air sudah bisa hidup kembali," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Layanan penyaluran air PDAM Tirtanadi mengalami gangguan sejak malam ini di 7 kecamatan di Medan dan Deli Serdang. Dirut PDAM Tirtanadi Ardian Surbakti mengatakan penyebabnya karena kerusakan mesin akibat pemadaman listrik belakangan ini di Sumut.

"Menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara atas adanya gangguan pelayanan air bersih akibat mesin operasional yang mengalami kerusakan, kerusakan mesin terjadi akibat dari pemadaman listrik yang belakangan terjadi," kata Ardian Surbakti dalam video yang diunggah di Instagram pribadi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Selasa (9/6/2026).

Gangguan penyaluran air ini dimulai pukul 20.00 WIB tadi hingga 2 hari ke depan. Terdapat 7 kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Deli Tua, Kecamatan Medan Amplas, Kecamatan Medan Kota, Kecamatan Medan Area, Kecamatan Medan Perjuangan, Kecamatan Medan Maimun, dan sebagian Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat kami menyediakan mobil tangki air bersih di setiap kecamatan," imbuhnya.

Dilansir melalui instagram @tirtanadiprovsu, Selasa (9/6/2026), Tirtanadi menginfokan jika ada gangguan aliran air rumah tangga malam ini. Gangguan berupa air kecil ataupun air mati ini terjadi mulai pukul 20.00 WIB.

"Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm milik Perumda Tirtanadi di kawasan Jalan Purwo Gang Family Delitua Kabupaten Deli Serdang akan dilakukan perawatan/perbaikan akibat adanya kebocoran pipa," dikutip melalui keterangan tertulis Tirtanadi.

"Pekerjaan perawatan tersebut mengakibatkan terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan yang selama ini dilayani melalui jaringan pipa utama tersebut," sambungnya.

Pihak Tirtanadi menyebutkan jika tim teknis telah diturunkan ke lokasi sejak kebocoran terdeteksi untuk melakukan penanganan darurat.

"Proses perbaikan dilakukan dengan menutup aliran air pada jaringan yang terdampak guna memudahkan pekerjaan dan mencegah kebocoran semakin meluas," tulisnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyebut jika selama perbaikan akan berdampak gangguan pasokan air bersih ke beberapa kawasan mengalami penurunan tekanan bahkan terhenti sementara.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Demo Penambang di Babel Sempat Ricuh, Massa Rusak Pagar-Pecahkan Kaca"
[Gambas:Video 20detik]
(niz/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads