Sepakbola

Indra Sjafri: Kehadiran Gubernur-Suporter Bikin Garuda Muda Tumbangkan Vietnam

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikSumut
Selasa, 09 Jun 2026 09:58 WIB
Foto: Gubernur Bobby Nasution dan suporter memadati tribun Stadion Utama Sumut saat Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Vietnam. (dok. Istimewa)
Medan -

Tokoh sepak bola Indonesia, Indra Sjafri, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme suporter dan Gubernur Sumut Bobby Nasution yang memadati Stadion Utama Sumatera Utara saat Timnas U-19 mengalahkan Vietnam 2-1 pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF U-19 2026. Laga itu berlangsung pada Minggu (7/6/2026) malam.

Menurut Indra, kehadiran puluhan ribu suporter dan gubernur di stadion secara langsung dalam setiap laga tidak hanya menciptakan atmosfer luar biasa di stadion, tetapi juga menjadi faktor penting yang membantu skuad Garuda Muda meraih kemenangan sekaligus memastikan tiket semifinal sebagai juara Grup A.

"Saya sangat mengapresiasi animo luar biasa dari pendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Sumut, termasuk gubernur. Itu bukti nyata bahwa sepak bola Indonesia memiliki daya tarik yang sangat besar. Bukan tidak mungkin Indonesia bisa tampil di Piala Dunia," kata Indra Sjafri, Senin (8/6/2026) melalui pesan WhatsApp.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut menilai dukungan suporter memberikan energi tambahan bagi para pemain muda yang masih berada dalam proses pembentukan mental bertanding.

Menurutnya, pemain berusia 18 hingga 19 tahun membutuhkan dorongan psikologis yang kuat saat menghadapi pertandingan besar. Sorakan dan dukungan yang terus menggema sepanjang laga menjadi suntikan semangat yang tidak bisa diperoleh dari sesi latihan.

"Ketika stadion penuh dan dukungan datang dari tribun sejak menit pertama hingga akhir pertandingan, itu membuat pemain memiliki motivasi lebih besar. Kaki yang tadinya terasa berat bisa menjadi lebih ringan karena semangat dari suporter," ujarnya.

Indra juga menyebut suporter layak disebut sebagai pemain ke-12 dalam pertandingan melawan Vietnam. Ia menilai tekanan yang muncul dari tribun membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.

Vietnam, kata dia, merupakan tim yang memiliki kualitas teknik dan organisasi permainan yang baik. Namun atmosfer stadion yang penuh sesak dengan dukungan untuk Indonesia menjadi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.

"Vietnam adalah tim yang rapi secara permainan. Tetapi ketika bermain di depan puluhan ribu pendukung Indonesia, tentu tekanannya berbeda. Dukungan suporter memberikan kepercayaan diri lebih kepada pemain kita," katanya.

Selain mengapresiasi dukungan publik, Indra mengingatkan bahwa tingginya animo masyarakat juga menghadirkan tanggung jawab besar bagi tim pelatih dan para pemain. Menurutnya, ekspektasi publik harus dibayar dengan kerja keras, disiplin, dan penampilan terbaik di lapangan.



Simak Video "Video: Alasan PSSI Tunjuk Indra Sjafri Jadi Pelatih Timnas di Sea Games 2025"


(afb/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork