Angin Puting Beliung Terjang Bengkalis, Atap Sekolah hingga Rumah Warga Hancur

Riau

Angin Puting Beliung Terjang Bengkalis, Atap Sekolah hingga Rumah Warga Hancur

Raja Adil Siregar - detikSumut
Minggu, 07 Jun 2026 19:29 WIB
Kondisi kerusakan setelah angin puting beliung di Bengkalis
Foto: Kondisi kerusakan setelah angin puting beliung di Bengkalis (Dok. Polres Bengkalis)
Bengkalis -

Angin puting beliung menerjang Kabupaten Bengkalis, Riau. Akibatnya atap rumah hingga sekolah SMP Negeri serta TK hancur terbawa angin.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar menyebut bencana angin puting beliung terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.40 WIB. Sebelum kejadian, cuaca di daerah Bandar Laksamana, mendadak gelap gulita akibat awan.

"Di waktu bersamaan memang ada muncul angin kencang dari arah laut menuju darat. Itu disertai awan gelap," ucap Fahrian saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya sekitar 10 menit kemudian, tiupan angin semakin meningkat dan menerjang kawasan Desa Api-Api. Akibat kuatnya hembusan angin tersebut, lembaran seng pada bangunan sekolah mulai terlepas dan beterbangan ke arah jalan.

"Jadi enggak lama langsung angin kencang. Atap-atap pemukiman warga yang ada di sekitar lokasi kejadian mulai terbawa angin. Termasuk atap sekolah SMP Negeri 1," kata Kapolres.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIB, angin justru bertambah kencang dan membentuk pusaran angin puting beliung. Pusaran angin tersebut bergerak melintasi area sekolah dan mengarah ke permukiman warga.

Angin inilah yang menyebabkan atap seng bangunan sekolah maupun rumah warga terangkat, terlepas, dan beterbangan ke berbagai arah. Seketika bangunan sekitar porak-poranda.

"Total ada 2 unit bangunan sekolah rusak, yaitu SMP dan TK. Termasuk 3 unit rumah milik warga. Selain merusak bagian atap bangunan, material seng yang terbawa angin juga berhamburan di sekitar lokasi kejadian," kata Fahrian.

Fahrian memastikan tidak ada korban jiwa saat kejadian. Mengingat warga langsung berlarian menyelamatkan diri dan sekolah dalam kondisi hari libur.

"Ada pemilik rumah satu orang mengalami luka tersayat seng. Selain itu kerugian ada pada bangunan rumah dan sekolah, sudah dirapikan setelah situasi angin normal," ujar Fahrian.




(ras/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads