120 Kios Bangunan Liar di Rukoh Banda Aceh Dibongkar

Aceh

120 Kios Bangunan Liar di Rukoh Banda Aceh Dibongkar

Agus Setyadi - detikSumut
Sabtu, 06 Jun 2026 14:30 WIB
Proses pembongkaran kios liar di Rukoh Banda Aceh (Agus Setyadi/detikcom)
Foto: Proses pembongkaran kios liar di Rukoh Banda Aceh (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

120 kios di kawasan Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh dibongkar Pemerintah Kota karena tidak mengantongi izin. Sejumlah bangunan liar di sana dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

Pantauan detikSumut di lokasi Sabtu (6/6/2026), kios dari kayu dibangun berderet di atas drainase di sepanjang jalan utama Rukoh. Beberapa kios sudah dibongkar pemilik sementara yang masih tersisa dirubuhkan menggunakan alat berat.

Proses pembongkaran berlangsung kondusif tanpa perlawanan dari pemilik kios. Selama ini kios-kios di sana dipakai sebagai tempat menjahit, servis elektronik maupun berbagai usaha lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penertiban melibatkan berbagai unsur di Pemkot Banda Aceh. Puing-puing bangunan yang dibongkar selanjutnya diangkut menggunakan truk untuk dibawa ke tempat pembuangan.

ADVERTISEMENT

Kasatpol PP-Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh M Rizal mengatakan, Pemkot Banda Aceh sudah beberapa kali menyampaikan ke pemilik kios agar membongkar bangunan yang berada di area terlarang. Peringatan disampaikan secara tertulis maupun lisan.

"Ketika dia membangun bangunan di tempat terlarang apalagi di atas drainase ini harus kita lakukan penertiban dan tahapan yang sudah kita lakukan sudah jauh-jauh hari bahkan bertahun-tahun yang lalu," kata Rizal.

Menurutnya, Pemkot sebelumnya juga sudah menerima surat dari Kepala Desa Rukoh serta Camat Syiah Kuala yang meminta bangunan itu dibongkar. Pemerintah kota disebut melakukan sosialisasi secara terus-menerus ke pemilik kios agar mereka mau membongkar.

"Jadi pembongkaran hari ini tidak serta-merta namun sudah melalui tahapan yang panjang dan mulai dari pertama sampai dengan sekarang hampir selesai kita lakukan (pembongkaran), tidak ada perlawanan dari warga masyarakat karena memang kita melakukan secara persuasif," jelas Rizal.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads