Tanggal 5 Juni 2026 menjadi salah satu hari penting yang diperingati secara internasional. Meskipun bukan merupakan tanggal merah, tanggal tersebut ternyata menyimpan 2 perayaan penting di baliknya.
Penasaran ada peringatan apa saja? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day)
Dilansir dari laman United Nations, Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day adalah program yang dipimpin oleh United Nations Environment Programme (UNEP) sejak 5 Juni 1973.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua bermula pada tanggal 5 hingga 16 Juni 1972, saat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar Konferensi tentang Lingkungan Manusia (Conference on the Human Environment) di Stockholm, Swedia.
Pada tahun yang sama, tepatnya tanggal 15 Desember 1972, Majelis Umum PBB mengadopsi sebuah resolusi yang secara resmi menetapkan tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Selain menetapkan hari peringatan, Konferensi Stockholm juga melahirkan UNEP (United Nations Environment Programme) atau Program Lingkungan PBB, sebuah lembaga internasional yang khusus bertugas untuk mengoordinasikan masalah lingkungan global yang bermarkas di Nairobi, Kenya.
Sejak tahun 1987, UNEP membuat kebijakan untuk menggilir lokasi pusat perayaan global di berbagai negara yang berbeda setiap tahunnya. Langkah ini diambil agar kesadaran akan lingkungan hidup bisa tersebar merata di seluruh benua dan melibatkan berbagai budaya serta pemerintah setempat.
Hari Internasional Melawan Penangkapan Ikan Ilegal (International Day for the Fight against IUU Fishing)
Selain Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tanggal 5 Juni 2026 juga diperingati sebagai Hari Internasional Melawan Penangkapan Ikan Ilegal atau International Day for the Fight against IUU Fishing.
Dilansir dari laman United Nations, pada tahun 2015, Komisi Umum Perikanan untuk Mediterania dari FAO mengusulkan agar diluncurkan sebuah inisiatif untuk menetapkan Hari Internasional untuk Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidak Diatur.
Melalui proses konsultasi yang panjang, Komite Perikanan FAO pada sesi ke-32 akhirnya menyepakati tanggal 5 Juni sebagai hari peringatan tersebut. Pemilihan tanggal ini didasarkan pada momen bersejarah berlakunya Perjanjian Tindakan Negara Pelabuhan, yang merupakan regulasi internasional mengikat pertama dalam memerangi IUU Fishing.
Resolusi ini kemudian disetujui dalam Konferensi FAO pada Juli 2017, hingga akhirnya diresmikan oleh Majelis Umum PBB pada Desember 2017. Menariknya, dalam keputusan yang sama, PBB juga menjadikan tahun 2022 sebagai Tahun Internasional Perikanan Tradisional sebagai bentuk apresiasi bagi nelayan kecil dan pekerja perempuan yang mencakup 90% tenaga kerja perikanan dunia.
Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom
(nkm/nkm)
