Jalan nasional dan jembatan di Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah mengalami rusak parah akibat bencana akhir November 2025. Enam bulan pasca musibah, warga turun tangan memperbaiki jalan itu agar dapat dilalui kembali.
Warga secara patungan mengerahkan satu alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Masyarakat juga membuat jalur alternatif untuk titik yang sudah tidak dapat dilewati.
Salah satu ujung jembatan yang ada di lokasi jatuh ke sungai. Warga menimbun bagian tersebut dan membuat jalur baru agar dapat terhubung. Kondisi jembatan di jalan utama Bireuen-Aceh Tengah itu dalam keadaan miring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pembukaan akses itu sudah dilakukan sejak empat hari lalu. Dalam video beredar, kendaraan roda dua dan empat sudah dapat melintas meski harus berhati-hati.
Tokoh masyarakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Sahrial Abadi menjelaskan, sejumlah warga melakukan patungan untuk mengumpulkan uang agar alat berat dapat bekerja membuka akses. Sahrial mengaku menjual sebagian kebunnya agar dapat menyumbang.
"Terkait Jembatan Enang-Enang ini kami melakukan swadaya masyarakat. Selama ini kami selalu memakai jalan alternatif melewati Burlah ke Simpang Lancang, namun jalan tersebut sudah banyak sekali yang rusak," kata Sahrial kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, jalan alternatif di Wih Porak itu sempit sehingga memperlambat perjalanan. Selain itu, banyak keluhan dari warga terkait kondisi jalan tersebut.
"Kami berinisiatif melihat sempitnya jalan di sana bisa memperlambat perjalanan dan banyaknya keluhan masyarakat. Kami mengalami inisiatif mengumpulkan dana beberapa orang," jelasnya.
Kadiskominfo Bener Meriah Ilham Abdi mengatakan, berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, jalan dan jembatan itu akan diperbaiki tahun depan. Pengguna jalan ke wilayah Gayo sementara dapat menggunakan jalan alternatif yang tersedia.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati karena kondisi jalan Enang-enang yang masih labil, sebaiknya tetap melewati jalan alternatif. Pemerintah pusat telah berkomitmen untuk melakukan pembangunan jembatan pada tahun 2027, maka mohon bersabar serta mengutamakan keselamatan berlalu lintas," ujar Ilham saat dimintai konfirmasi detikSumut.
(agse/nkm)











































