Viral Siswa di Medan Panjat Tiang Bendera saat Upacara Hari Lahir Pancasila

Viral Siswa di Medan Panjat Tiang Bendera saat Upacara Hari Lahir Pancasila

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Selasa, 02 Jun 2026 15:21 WIB
Tangkapan layar momen siswa MAN 1 Medan manjat tiang saat Upacara Hari Lahir Pancasila
Foto: Tangkapan layar momen siswa MAN 1 Medan manjat tiang saat Upacara Hari Lahir Pancasila (Dok. Media Sosial)
Medan -

Viral di media sosial aksi heroik seorang siswa MAN 1 Medan yang memanjat tiang bendera saat upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila pada 1 Juni 2026 lalu. Pihak sekolah menjelaskan peristiwa itu.

Kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal mengatakan, kejadian berawal saat prosesi pengibaran bendera merah putih akan dilaksanakan. Namun, tempat menyangkutkan tali untuk mengibarkan bendera terlepas.

"Saat itu bendera sudah dibentangkan, tapi pengaitnya itu kan terlepas ke atas, tertarik ke atas. Dan di situlah inisiatif anak kita Ihsan untuk menyelamatkan pelaksanaan bendera itu dia memanjat," ujar Reza saat diwawancarai detikSumut, Selasa (7/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, kata Reza, Ihsan sempat ragu-ragu untuk keluar dari barisan. Namun ia telah membuka sepatu dan kaos kaki untuk bersiap memanjat.

"Karena dia (Ihsan) peserta upacara saat itu. Jadi dia memanjat dengan inisiatifnya sendiri. Tapi kami guru-guru berada di bawah untuk agar proses tersebut bisa aman. Alhamdulillah dia bisa sampai ujung tiang bendera," katanya.

ADVERTISEMENT

Menurut Reza, pihaknya sempat meminta beberapa pegawai untuk memanjat tiang. Namun lantaran beberapa hal, banyak yang tidak bisa.

"Ya, refleks Ihsannya sendiri. Dan dia di barisan sudah lepas sepatu. Namanya anak-anak sungkan juga kan awal-awalnya kan. Karena saya juga sudah perintahkan juga pegawai untuk manjat. Tapi karena pegawai ini kan mungkin karena sudah berat badan kemudian sudah usia. Masih lambat lah agak lama lah prosesnya," jelas Reza.

Reza mengaku dirinya bersama beberapa orang guru sempat cemas saat Ihsan memanjat tiang. Beberapa siswa yang menjadi peserta upacara juga ikut berdoa agar Ihsan tidak terjatuh saat memanjat.

"Tapi kami cemas loh sebenarnya karena kan bahaya. Tapi kami guru-guru ada sekitar 7-8 orang sudah berada di bawah tiang bendera tersebut. Dan yang lain ya berdoa lah. Ada yang teriak Allahu Akbar. Ada yang berteriak Merdeka. Ada yang teriak Alhamdulillah. Gitu-gitulah," katanya.

Reza mengaku pihaknya telah menghubungi orangtua Ihsan agar tidak salah sangka terkait kejadian ini. Ia juga memastikan panitia upacara MAN 1 Medan tidak mengulangi kejadian serupa.

"Kami juga sudah menghubungi orang tua Ihsan agar tidak salah sangka terkait kejadian ini karena sudah viral. Kami juga sangat mengapresiasi inisiatif ananda Ihsan. Harapannya semua bisa mengambil hikmah dari kejadian ini dan kami dari pihak sekolah juga ke depan memastikan agar panitia upacara mempersiapkan tiang bendera dengan sebaik mungkin sehingga kejadian ini tidak terulang lagi," tutupnya.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads