Ramai MPASI Dini di Medsos, Apa Kata Dokter Anak?

Ramai MPASI Dini di Medsos, Apa Kata Dokter Anak?

Nafila Sri Sagita K - detikSumut
Senin, 01 Jun 2026 06:01 WIB
Ilustrasi Bayi MPASI
Ilustrasi MPASI (Foto: iStock)
Jakarta -

Perdebatan mengenai pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) sebelum bayi berusia 6 bulan belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Berbagai unggahan memunculkan perbedaan pendapat terkait praktik yang kerap disebut sebagai MPASI dini.

Dokter spesialis anak, dr Meta Hanindita, SpA, menjelaskan bahwa masih banyak orang yang salah memahami definisi MPASI dini.

"MPASI dini itu definisinya adalah MPASI yang diberikan di usia kurang dari 4 bulan. Kalau dikasih pas usia 4 bulan teng ya namanya bukan MPASI dini," jelas dr Meta melalui unggahannya di Thread, dikutip detikHealth atas izin yang bersangkutan, Minggu (31/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Meta, beberapa negara di Eropa memang merekomendasikan pemberian MPASI mulai usia 17 minggu atau sekitar 4 bulan. Namun, Indonesia mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), yang menganjurkan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan.

Ia menuturkan bahwa perbedaan rekomendasi tersebut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, sanitasi, dan kesehatan masyarakat yang tidak sama di setiap negara.

ADVERTISEMENT

"Di negara maju, sumber air bersih mudah, status ekonomi dan sosial berbeda, hygiene juga berbeda," ujarnya.

Menurut dr Meta, penerapan rekomendasi MPASI usia 4 bulan secara luas di Indonesia berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar. Ketersediaan air bersih dan tingkat kebersihan yang belum merata dapat meningkatkan risiko infeksi pada bayi yang masih rentan. Selain itu, kualitas MPASI yang kurang baik juga berisiko menyebabkan masalah gizi.

"Sumber air belum tentu bersih, hygiene yang kurang malah bisa meningkatkan risiko infeksi pada bayi yang tentu masih rentan. MPASI yang kurang bergizi juga justru bisa menyebabkan malnutrisi," jelasnya.

Meski demikian, rekomendasi pemberian MPASI pada usia 6 bulan tidak selalu berlaku mutlak untuk semua bayi. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan pemberian MPASI sebelum usia 6 bulan, namun harus melewati usia 4 bulan.

"Bisa saja dokter mengadviskan MPASI sebelum 6 bulan, sesudah 4 bulan. Sekali lagi, itu bukan MPASI dini," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut harus didasarkan pada pertimbangan medis, seperti pertambahan berat badan yang kurang optimal atau kondisi khusus lainnya. Selain itu, bayi harus terlebih dahulu dievaluasi terkait kesiapan untuk menerima makanan pendamping.

"Selama ada indikasi, sudah dievaluasi tanda kesiapan makan, dan atas advis dokter," ujarnya.

Karena itu, orang tua disarankan untuk tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial. Konsultasi dengan dokter anak tetap diperlukan sebelum memutuskan memberikan MPASI lebih awal kepada bayi.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads