Diduga Promosikan 'Satanis', Cafe di Teheran Ditutup Otoritas Iran

Internasional

Diduga Promosikan 'Satanis', Cafe di Teheran Ditutup Otoritas Iran

Tim detikNews - detikSumut
Senin, 01 Jun 2026 02:01 WIB
Iranian flags flutter in Tehran. (Via Reuters)
Ilustrasi Iran (Foto: dok. Reuters)
Jakarta -

Otoritas Iran menutup sebuah kafe yang berada di pusat ibu kota Teheran karena diduga mempromosikan aktivitas yang disebut sebagai "satanis".

Dilansir detikNews dari AFP, Minggu (31/5/2026), langkah tersebut dilakukan terhadap sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Valiasr, salah satu kawasan terkenal di Teheran. Berdasarkan laporan media lokal yang dikutip kantor berita Fars, tempat itu disebut menggelar acara musik bergaya Barat yang dinilai "menyediakan latar untuk perilaku abnormal".

Kanntor berita Mehr melaporkan bahwa kepolisian menuduh para pengunjung yang hadir terlibat dalam apa yang disebut sebagai "gerakan setan".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah video berdurasi 14 detik tanpa suara yang disiarkan kantor berita Tasnim memperlihatkan suasana kafe yang dipadati pengunjung. Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah musisi memainkan gitar, sementara beberapa pengunjung menggerakkan kepala mengikuti irama musik.

Iran diketahui telah lama melakukan operasi penertiban terhadap kelompok atau jaringan yang dituding menyebarkan paham "satanisme". Pada masa lalu, sejumlah konser musik rock dan heavy metal juga pernah dicap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan satanisme.

ADVERTISEMENT

Republik Islam Iran memiliki rekam jejak panjang dalam menindak aktivitas yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Islam atau dinilai mendapat pengaruh dari budaya Barat.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads