Seekor sapi kurban lepas dan masuk ke area tenda kondangan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bikin heboh. Kejadian itu membuat sejumlah meja, kursi, hingga perlengkapan dekorasi rusak akibat ditabrak sapi tersebut.
Dilansir detikJateng, peristiwa itu terekam oleh ponsel warga dan kemudian tersebar melalui pesan berantai. Dalam video berdurasi 13 detik itu tampak kondisi di dalam tenda porak poranda usai sapi terlepas dan menabrak perabotan di lokasi.
Kepala dusun setempat, Mei Nur Khasanah yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia peristiwa itu terjadi di RT 4 RW 4, Desa Pasir Kulon pada Selasa (26/5) sekira pukul 19.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, tamu undangan sedang memadati lokasi hajatan pernikahan pasangan Winda dan Fajar itu. Sedangkan sapi tersebut baru saja datang dan diturunkan dari mobil pengangkut sebelum akhirnya lepas.
Diduga sapi yang lepas itu mengalami stres karena berada di lingkungan baru dengan kondisi ramai warga.
"Jadi berdasarkan informasi, kejadian sekitar jam 7 malam. Sapi kurban itu baru datang diambil dari penjual lalu baru turun dari mobil," kata Mei saat dihubungi detikJateng, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, saat itu banyak anak-anak dan tamu undangan berlalu lalang di sekitar lokasi. Diduga faktor adaptasi tempat baru yang membuat sapi menjadi gelisah.
"Mungkin karena kondisi berbeda sebagai bentuk adaptasi tempat baru. Bisa jadi sapinya lelah dan agak stres. Kebetulan tempat hajatan posisinya lurus di depannya, jadi sapi lari menuju tenda hajatan," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah meja dan kursi tamu mengalami kerusakan. Tak hanya itu, beberapa toples pecah dan dekorasi bunga di lokasi hajatan juga berantakan setelah tertabrak sapi.
"Beberapa kursi patah dan toples-toples pecah. Bunga-bunga dekorasi juga jadi berantakan," jelasnya.
Sapi tersebut kemudian akhirnya berhasil dievakuasi warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Tapi sapinya tidak ngamuk dan akhirnya bisa dievakuasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan meja, kursi dan toples yang pecah. Tamu undangan sempat pada heboh. Tapi tidak bubar, hanya minggir karena takut," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di detikJateng, baca selengkapnya di sini
(mjy/mjy)











































