Sebanyak empat jemaah haji Embarkasi Batam dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, tiga jemaah berasal dari Provinsi Riau dan satu jemaah berasal dari Jambi.
"Yang wafat ada 4 orang jemaah, 3 jemaah asal Riau dan 1 jemaah asal Jambi. Semua karena faktor sakit dan usia," kata Kepala Kantor Kemenhaj Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Syafii, Senin (25/5/2026).
Syafii mengatakan secara umum kondisi jemaah haji Embarkasi Batam dalam keadaan sehat. Namun, sebanyak tujuh jemaah Embarkasi Batam masih menjalani perawatan di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah umumnya sehat. Ada yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak tujuh jemaah, Kalbar dua, Jambi dua, Riau dua dan Kepri satu," kata Syafii, Senin (25/5/2026).
Syafii menyebut seluruh jemaah haji Embarkasi Batam telah diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Sudah, diberangkatkan seluruhnya," ujarnya.
Untuk proses pemulangan, Syafii menjelaskan kloter pertama Embarkasi Batam dijadwalkan tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada 1 Juni 2026 mendatang.
"Insya Allah tanggal 1 Juni sore kloter BTH 1 mendarat di Hang Nadim Batam," ungkapnya.
Diketahui, Embarkasi Batam tahun 2026 melayani ribuan jemaah haji yang berasal dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. Proses keberangkatan dibagi dalam 25 kelompok terbang (kloter).
(mjy/mjy)











































