Listrik padam di wilayah Sumatera Utara, hingga kini belum pulih seluruhnya. KAI menyampaikan jadwal dan layanan PT Kereta Api (KA) Indonesia (Persero) Divisi Regional I seluruh operasional tetap berjalan normal seperti biasanya.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa gangguan pemadaman listrik dari pihak penyedia komoditas energi tersebut tidak memengaruhi grafik perjalanan kereta api. Ia menyebut jadwal keberangkatan maupun kedatangan penumpang tidak terhambat.
"Meski terjadi pemadaman, operasional KA di Sumatera Utara tetap aman. Untuk keberangkatan dan kedatangan KA pasca-pemadaman Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB hingga Sabtu (23/5) pukul 07.30 WIB, semua perjalanan KA tepat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anwar menambahkan, seluruh pelayanan kereta api penumpang di sejumlah stasiun utama, seperti stasiun Medan, stasiun Tanjungbalai, stasiun Siantar dan stasiun Rantauprapat tetap terakomodasi dengan baik tanpa mengalami keterlambatan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi darurat dan mengingat listrik merupakan kebutuhan energi yang krusial, KAI Divre I Sumut telah menyiagakan sistem pembangkit listrik cadangan (genset).
Fasilitas ini berfungsi untuk menyuplai energi alat komunikasi, sistem persinyalan, hingga pemenuhan kebutuhan pelayanan langsung kepada pelanggan di area stasiun.
"Pada saat terjadi pemadaman, pembangkit memerlukan beberapa waktu untuk menyala dan menghasilkan listrik yang kemudian dialirkan untuk kebutuhan seperti penerangan, penyejuk ruangan, maupun yang lain. KAI Divre I Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan kereta api yang mengalami ketidaknyamanan pada saat terjadi proses peralihan sumber energi tersebut," tambahnya.
Selain mengandalkan pembangkit listrik cadangan konvensional, keandalan sistem kelistrikan KAI di wilayah ini juga ditopang oleh inovasi energi terbarukan. Khusus di Stasiun Medan, KAI telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Panel surya ini, aktif menghasilkan energi untuk operasional siang hari sekaligus berfungsi mengisi daya baterai cadangan yang dapat disalurkan saat terjadi gangguan listrik di malam hari.
Hingga Sabtu (23/5) pukul 08.00 WIB, sumber tenaga listrik di beberapa stasiun dilaporkan telah kembali normal, meski sebagian stasiun lainnya masih mengalami pemadaman.
KAI Divre I Sumatera Utara, berkomitmen penuh bahwa situasi dinamis ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada pelanggan atau pun mengganggu keselamatan perjalanan KA.
"Bagi masyarakat Sumatera Utara yang telah merencanakan perjalanan dengan kereta api pada hari ini, tidak perlu merasa khawatir. KAI Divre I Sumatera Utara memastikan seluruh armada kereta api masih beroperasi secara normal dengan komitmen kualitas layanan serta keselamatan yang tetap maksimal," pungkas Anwar.
(afb/afb)











































