7 Hal yang Membuat Mobil Boros Bensin, Yuk Dicek!

7 Hal yang Membuat Mobil Boros Bensin, Yuk Dicek!

Dina Rayanti - detikSumut
Jumat, 22 Mei 2026 20:01 WIB
Ilustrasi nyetir mobil
Ilustrasi nyetir mobil. (Foto: Shutterstock).
Jakarta -

Ada tujuh hal yang membuat mobil detikers boros bensin. Apa saja hal tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

Di tengah harga BBM yang terus naik, penggunaan bahan bakar secara efisien menjadi hal penting. Terutama bagi kamu yang sehari-hari mengandalkan mobil untuk beraktivitas, pengeluaran operasional kendaraan tentu harus ditekan supaya tidak membengkak.

Konsumsi bahan bakar pada mobil itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk salah satunya cara kamu berkendara. Untuk lebih lengkapnya, berikut tujuh hal yang bikin mobil kamu boros BBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

7 Hal yang Bikin Mobil Boros Bensin

1. Mobil Overload

ADVERTISEMENT

Setiap mobil memiliki batas maksimal beban yang bisa diangkut. Mobil yang over capacity bisa dipastikan membutuhkan tenaga lebih besar sehingga boros bensin. Tidak membawa muatan melampaui kemampuan mobil juga terkait keamanan di jalan.

2. Mengemudi Secara Agresif

Berkendara agresif bikin pengemudi ingin selalu memacu mobil. Akibatnya, mesin berusaha memenuhi kebutuhan tenaga dengan menambah suntikan BBM ke ruang bakar. Komputer mesin juga menganggap gaya berkendara sebagai karakter standar sehingga boros bensin.

3. Tekanan Ban Kurang

Tekanan ban yang kurang bikin mobil butuh tenaga ekstra untuk bergerak. Apalagi dalam kondisi stop and go di tengah kemacetan jalan. Oleh karena itu, periksa tekanan ban supaya sesuai rekomendasi pabrikan di mana targetnya yaitu konsumsi bensin terjaga optimal.

4. Modifikasi Mobil

Penggantian velg dengan ukuran lebih besar akan membuat mesin mobil bekerja ekstra. Ditambah biasanya juga mengganti ban dengan telapak lebih lebar sehingga butuh tenaga lebih besar untuk berjalan.

Khususnya bila ditambah spoiler yang menambah bobot mobil dan meningkatkan downforce. Modifikasi untuk membuat mesin lebih responsif dan bertenaga ini justru bikin konsumsi bensin meningkat. Penambahan aksesori lain yang memakan daya listrik juga membuat mesin butuh tenaga tambahan.

5. Tidak Isi Bensin Sesuai Rekomendasi

Menggunakan BBM sesuai rekomendasi menjaga kesempurnaan proses pembakaran mesin. Konsumsi bahan bakar bakal makin boros kalau kamu menginjak pedal gas lebih dalam akibat terjadinya knocking yang dipicu oleh penggunaan bensin tidak sesuai kebutuhan mesin.

6. Lupa Ganti Oli Mesin

Terlambat mengganti oli mesin bikin sifat kimianya berubah dan kemampuan melumasi mesin turun drastis. Tak hanya mengurangi usia pakai komponen, namun juga membuat mesin bekerja lebih berat lantaran fungsi pelumas sudah tidak optimal.

7. Jarang Servis Berkala

Servis berkala di bengkel resmi bisa menjaga performa mesin selalu optimal. Dengan servis berkala, teknisi bengkel resmi, kamu bisa mengecek kondisi mesin supaya tetap dapat bekerja dengan baik. Kemudian, memastikan kondisi onderdil pendukung seperti filter dan komponen penting lain seperti kaki-kaki mobil selalu prima dan tanpa masalah.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads