Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai menewaskan dua orang yang merupakan satu keluarga. Rupanya mereka mengejar waktu mau ke bandara.
"Korban ini satu keluarga, kecuali sopir ya," kata Kanit Tol Pekanbaru-Dumai, AKP Awi Ruben, Kamis (21/5/2026).
Sang sopir, Doni Pardede (22) mengakui mereka berangkat dari Labuhanbatu, Sumatera Utara. Mereka mengejar waktu untuk ke bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuan ke bandara di Pekanbaru, mau ke Batam. Jadi posisi itu juga baru gantian sopir, gantian di rest area tidak jauh dari lokasi," kata Awi.
Hanya saja saat terjadi kecelakaan, semua penumpang dalam kondisi tidur pulas. Saat itulah mobil menghantam pagar pembatas di KM 14B.
"Kondisi penumpang tidur semua. Jadi kata sopir, dia sendirian yang bangun dan sudah posisi ngantuk karena kejadian juga sekitar pukul 05.30 WIB ," imbuh mantan Kapolsek Payung Sekaki itu.
Korban tewas sendiri adalah Lasma Boru Pasaribu (56) dan balita berusia 8 bulan bernama Guen Boru Manurung. Seluruhnya adalah warga Labuhanbatu.
Saat ini korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru di Jalan Ahmad Yani. Sementara kendaraan dan kasusnya ditangani Polsek Minas, Polres Siak.
Kecelakaan terjadi saat mobil melaju dari arah Bathin Solapan menuju ke Pekanbaru. Mobil menghantam pembatas tol hingga ringsek.
"Setibanya di KM 14B mobil menabrak U-Trun pembatas jalan tol. Diduga karena micro sleep," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara.
(ras/mjy)
