Sekjen Projo Freddy Alex Damanik membeberkan isi pertemuan antara Presiden RI ke-7 Joko Widodo dengan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang berlangsung awal bulan ini. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut berencana melakukan perjalanan keliling Indonesia pada bulan depan untuk menyapa masyarakat.
Pertemuan Jokowi dan Budi Arie berlangsung pada Rabu (1/5/2026) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Freddy mengatakan ada sejumlah pimpinan relawan yang hadir dalam agenda tersebut. Namun, Budi Arie dan Jokowi juga sempat berbicara secara empat mata selama sekitar 20 hingga 30 menit.
"Ada banyak pimpinan relawan, namun dalam pertemuan tersebut Budi Arie dan Pak Jokowi ada pembicaraan empat mata lebih kurang 20 sampai 30 menit," kata Freddy dilansir detikJateng, Selasa (12/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freddy menjelaskan pertemuan antara relawan dan Jokowi nantinya akan digelar rutin setiap tiga bulan sekali. Ia juga menyebut kondisi kesehatan Jokowi telah pulih hampir sepenuhnya dan siap kembali turun ke masyarakat untuk menampung aspirasi.
"Nanti akan ada pertemuan rutin Pak Jokowi dengan relawan, disepakati sekali dalam 3 bulan, tapi tetap pintu Pak Jokowi selalu terbuka kapan saja untuk para relawannya," ujar Freddy.
"Kata Pak Jokowi 99% (pulih), Juni mungkin beliau sudah akan keliling Indonesia untuk menyapa rakyat," tambahnya.
Menurut Projo, agenda keliling Indonesia tersebut tidak memiliki tujuan khusus selain menyapa masyarakat. Mereka menilai Jokowi masih memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik nasional.
"Bahasanya beliau sih menyapa rakyat, tidak ada agenda khusus. Tapi kami yakini Pak Jokowi adalah insan politik yang masih sangat dicintai rakyat dan karena itu masih punya pengaruh dalam politik Indonesia. Nanti sewaktu turun ke masyarakat akan didampingi relawannya," tambahnya.
"Dalam pertemuan itu, Pak Jokowi juga menyatakan sampai sekarang beliau masih selalu menerima informasi dan masukan dari masyarakat Indonesia dari Papua sampai Aceh tentang kondisi masyarakat Indonesia," kata Freddy.
Ia menegaskan dalam pertemuan itu tidak ada pembicaraan mengenai partai politik mana yang akan dimasuki Jokowi. Menurutnya, Jokowi juga tidak pernah mengajak Projo untuk bergabung ke partai tertentu, namun menurutnya anggora Projo tersebar di sejumlah partai.
"Kepada Projo, Pak Jokowi belum pernah mengatakan bergabung ke partai mana pun, termasuk mengajak Projo gabung ke partai mana pun, makanya teman-teman Projo masih ada di berbagai partai, termasuk di partainya Mas Kaesang PSI, teman-teman Projo juga banyak yang bergabung," imbuhnya.
(nkm/nkm)











































