Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Halmahera terjadi di Jalan Tol KM 63.200, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Dalam peristiwa tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono, mengatakan bahwa peristiwa terjadi pada Senin (11/5/2026) saat kendaraan Mitsubishi L300 bermuatan ayam ternak melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Setibanya di lokasi kejadian sekitar pukul 06.30 WIB, kendaraan tersebut mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pembatas jalan.
"Kendaraan L300 terguling dan melintang di badan jalan," kata Dhery kepada detikSumut, Senin (11/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak lama kemudian, Bus Scania K410 Halmahera BK 7347 UA yang berada tepat di belakang kendaraan pikap tersebut tidak dapat menghindar dan langsung menabrak Mitsubishi L300.
Benturan keras menyebabkan bus oleng ke sebelah kiri hingga terperosok dan terguling keluar badan jalan tol.
"Jarak bus dengan kendaraan pikap terlalu dekat sehingga sopir tidak sempat menghindar," ujarnya.
Dalam kejadian tersebut, enam penumpang bus mengalami luka berat dan tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban luka langsung dievakuasi ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, empat penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah para korban kemudian dibawa ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam.
"Korban meninggal dunia dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut," tutupnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa kecelakaan yang melibatkan Bus Halmahera terjadi di Jalan Tol KM 63.200, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Empat orang dikabarkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
"Iya, benar ada kecelakaan," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono, saat dikonfirmasi detikSumut melalui sambungan telepon seluler.
Dhery mengatakan bahwa pihaknya masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan pendataan.
"Masih di TKP," ucapnya.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Serdang Bedagai, Ipda Nauli Siregar, menyebutkan bahwa empat orang penumpang bus dinyatakan meninggal dunia.
"Ada empat orang yang meninggal dunia," kata Ipda Nauli saat dikonfirmasi.
Saat ini, para korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani penanganan medis sekaligus proses pendataan lebih lanjut.
(nkm/nkm)
