Jembatan Gantung Perintis Garuda Terpanjang di Aceh Tamiang Diresmikan

Aceh

Jembatan Gantung Perintis Garuda Terpanjang di Aceh Tamiang Diresmikan

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 11 Mei 2026 11:30 WIB
Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tamiang diresmikan. (Dok. Kodim 0117 Aceh Tamiang)
Foto: Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tamiang diresmikan. (Dok. Kodim 0117 Aceh Tamiang)
Aceh Tamiang -

Jembatan gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai di Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang diresmikan. Sebelum adanya jembatan, warga di sana harus bertaruh nyawa saat menyeberangi sungai.

Jembatan sepanjang 140 meter dibangun prajurit TNI selama tiga bulan. Pembangunan jembatan gantung dilakukan pasca bencana menerjang daerah itu akhir November 2025.

"Sebelum jembatan ini ada, warga dan anak sekolah terpaksa menggunakan perahu kayu untuk menyeberang. Tak jarang, mereka harus memutar jalan hingga puluhan kilometer jika arus sungai sedang deras," kata Dandim 0117 Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin keselamatan rakyat. Jembatan gantung hasil kolaborasi pemerintah daerah dan TNI itu disebut terpanjang di Indonesia yang membentang di atas sungai Aceh Tamiang.

Keberadaan jembatan ini disebut untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana serta memudahkan akses warga. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan jembatan untuk menunjang berbagai aktivitas.

ADVERTISEMENT

"Jembatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat setempat. Keberadaan infrastruktur menghapus kecemasan warga yang selama ini bertaruh nyawa menyeberangi sungai demi pendidikan dan ekonomi," ujarnya.

Bupati Aceh Tamiang Armia pahmi mengapresiasi sinergi TNI dalam membuka isolasi wilayah. Pemerintah daerah disebebut berkomitmen untuk terus menyasar daerah terpencil lainnya agar konektivitas antar-desa semakin inklusif.

"Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol harapan baru bagi masa depan pendidikan dan denyut ekonomi warga Bandar Mahligai," ujar Armia.




(agse/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads