Kelompok pemuda yang tengah tawuran melemparkan bom molotov ke rumah warga di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Akibatnya, rumah warga sampai hangus dilalap api.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan kebakaran itu salah satunya menghanguskan rumah korban Nurmala di Jalan Pulau Irian Lingkungan XI, Kelurahan Belawan Bahari pada 22 Agustus 2025 sekira pukul 00.30 WIB. Sementara salah satu pelaku berinisial C (23) ditangkap Kamis (7/5/2026).
"(Para pelaku) lagi tawuran," kata Agus saat dikonfirmasi detikSumut, Sabtu (9/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengatakan saat kejadian itu korban tengah berada di rumah saudaranya yang tak jauh dari rumahnya itu. Lalu, tiba-tiba korban mendapatkan informasi bahwa rumahnya dalam keadaan terbakar.
Korban sontak kaget dan langsung berlari menuju rumahnya. Nahasnya, api sudah membesar dan menghanguskan rumah korban.
Tak hanya rumah Nurmala, rumah warga lainnya juga dilalap api. Namun, Agus belum memerinci jumlah rumah yang terbakar. Namun, akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta.
"Saat korban tiba di lokasi, api sudah membesar dan menghanguskan rumah beserta barang -barang di dalamnya. Bahkan, rumah warga lainnya juga turut terbakar," ujarnya.
Pihak kepolisian pun menyelidiki kebakaran itu. Berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran dipicu adanya bom molotov yang dilempar ke rumah korban.
Petugas pun menyelidiki pelaku hingga akhirnya mengamankannya. Agus menyebut selain pelaku C ini, pihaknya sudah mengamankan tiga pelaku lain yang terlibat dalam kejadian itu.
"Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui ikut membuat dan melempar bom molotov untuk membakar rumah korban bersama beberapa rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran," ujar Agus.
Pelaku mengaku kelompoknya menggunakan sekitar 10 bom molotov untuk membakar rumah korban itu. Agus mengatakan para pelaku tidak menargetkan rumah korban, melainkan hanya secara acak.
"Iya, benar (random)," jelasnya.
Usai ditangkap, pelaku C diboyong ke kantor polisi untuk diperiksa. Berdasarkan hasil tes urine, pelaku C dinyatakan positif narkoba. Saat ini, kata Agus, pihaknya tengah fokus untuk mengejar pelaku lainnya.
"Selain itu, hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif narkoba. Untuk pelaku lain lagi kita selidiki," pungkasnya.
(fnr/afb)
